Suara.com - Memasuki musim mudik Lebaran, para pemudik di seluruh Indonesia tentunya harus bersiap-siap untuk menghadapi kemacetan di jalanan.
Walau menyebalkan, tak bisa dipungkiri bahwa kata macet sudah identik dengan tradisi mudik dan tak bisa disingkirkan begitu saja.
Namun, lain halnya jika kamu punya uang berlebih dan rela membelanjakannya untuk mudik.
Belum lama ini, sebuah perusahaan di Malaysia diketahui menjual jasa mudik anti macet.
Dilansir dari laman World of Buzz, hal ini dapat dilakukan karena perusahaan itu akan mengantar para pemudik ke tujuannya dengan menggunakan helikopter.
Jasa mudik via helikopter ini disediakan oleh perusahaan bernama Hazmi Dismasyq Group dalam rangka kampanye "Balik Raya Elak Jam".
Selama 3 tahun terakhir, perusahaan tersebut diketahui sudah menjual jasa helikopter dan pesawat pribadi untuk para pebisnis.
Namun, khusus untuk tahun ini, mereka akan menghadirkan layanan khusus mudik demi menghindari kemacetan.
Walau begitu, layanan mudik via helikopter ini tentu tak bisa dibilang murah. Untuk setiap helikopter yang dapat menampung 6 orang, para pemudik harus membayar RM 17.000 atau sekitar 58,4 juta per jamnya.
Baca Juga: Aksi Unik Polisi Karanganyar agar Pemudik di Jalan Tol Tidak Ngantuk
Meski begitu, terlepas dari harganya, total sudah ada 11 orang yang mem-booking layanan ini dan siap berangkat tanggal 3 Juni nanti.
Apa kamu tertarik untuk mudik anti macet seperti ini juga?
Berita Terkait
-
Helikopter Apache Jatuh, AS Menggila! Iran Dibombardir di Selat Hormuz
-
Benarkah Pemerataan Lapangan Kerja Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi?
-
Detik-Detik Mencekam! Helikopter AL Inggris Meledak di Udara, 3 Prajurit Tewas
-
Jalan Amblas di Lenteng Agung: Satu Pengendara Terjeblos, Kemacetan Masih Mengular
-
Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya