Suara.com - Segarnya Semangkuk Es Gempol Pleret Khas Solo.
Kota Solo terkenal akan keragaman makanan tradisional yang khas. Mulai dari tengkleng, Timlo, Bakmi Toprak, Selat, gudeg, nasi liwet, gendar pecel dan banyak lagi.
Selain makanan tradisional, ada juga minuman tradisional yang begitu khas. Yakni es gempol pleret. Ada satu penjual es gempol pleret yang begitu ternama di Kota Bengawan, yaitu es gempol pleret Pasar Gede.
Adalah bu Yami yang menjajakan es khas Solo ini. Sebagaimana namanya, nenek 60 tahun itu berjualan tepat di depan pintu masuk Pasar Gede sisi kiri. Setiap hari mulai dari pagi sampai siang Yami menjajakan es gempol pleret di Pasar Gede.
Sudah lebih dari 40 tahun Yami berjualan es gempol pleret. Racikan khas es gempol pleret terdiri dari gempol dan pleret. Kemudian diberi santan yang sudah dicampur gula Jawa. Perpaduan ini ditambah dengan es batu menghadirkan kesegaran. Selain menghilangkan dahaga, es gempol pleret juga memiliki rasa yang khas.
Es Gempol ini terbuat dari tepung beras yang dibuat bulat. Kesegaran inilah yang membuat es gempol pleret bu Yami tidak pernah sepi pengunjung. Menikmati es gempol pleret menjadi saat yang pas setelah lelah berbelanja kebutuhan di Pasar Gede.
Untuk seporsi es gempol pleret harganya cukup murah yakni hanya Rp 6.000 saja. "Saya sudah sangat lama berjualan ini, lebih dari 40 tahun dan penggemar es gempol cukup banyak," kata Yami.
Selain dinikmati di tempat, pembeli juga bisa membawa pulang es gempol. Karena Yami sudah menyiapkan gempol dan pleret serta santannya. Jadi bagi anda yang berpuasa, bisa membeli untuk berbuka puasa dan menikmati segarnya es gempol khas Solo.
Kontributor : Ari Purnomo
Baca Juga: Resep Nasi Biryani Ayam, Alternatif Sajian Rendah Lemak saat Lebaran
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba