Suara.com - Mencoba Wisata Berburu di Cikidang Sukabumi.
Bagi para pencinta adrenalin, berburu adalah salah satu hobi yang memiliki tantangan dan kenikmatan tersendiri. Meskipun berburu bukan hobi yang terbilang murah sesekali Anda tampaknya perlu untuk mencoba wisata yang satu ini.
Destinasi wisata di Sukabumi termasuk banyak, Bupati Sukabumi, Drs. H. Marwan Hamami bercerita panjang lebar saat berbincang bersama Suara.com beberapa waktu lalu.
"Tergantung hobi masing-masing, offroad di Sukabumi bisa, adventure bisa, lalu ada wisata berburu yang potensial. ada juga tempat buruan swasta yakni lokasi berburu berbayar di Cikidang, jadi orang yang hobi berbubru tak usah lari ke hutan. cukup di sana, hewan ternak yang disiapkan berburu juga ada, senjatanya disiapkan, sudah gampang," seru Marwan.
"Cikidang adalah destinasi wisata paket komplit, ada wisata berburu, arung jeram, hingga agrowisata perkebunan sawit di pegununugan. Jika biasanya perkebunan sawit di dataran rendah, ini di pegunungan lho. Keren. Selain berburu yang ada di Cikidang, kita juga ada wisata berburu babi liar, atau berburu hama. Tapi ini biasanya undangan dari para petani yang lahannya diganggu babi hutan," lanjut Marwan.
Lokasi berburu tersebut berada di Cikidang Hunting Resort yang terletak di Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang, Kabupatan Sukabumi, Jawa Barat.
Di Cikidang Hunting Resort anda dapat berburu berbagai macam satwa seperti ayam, kelinci, bebek, kambing, kalkun, babi hutan sampai rusa. Hewan-hewan tersebut memang bukan satwa liar, tetapi merupakan hewan yang berasal dari tangkapan atau hewan yang sengaja diternak khusus.
Untuk berburu pihak resort menyediakan senapan angin 4,5 mm seberat 8-10 kg, adapula panahan untuk Anda yang suka memanah. Mobil berburu atau ATV juga bisa anda sewa di resort untuk menjelajahi kawasan berburu.
Harga dari setiap hewan yang anda buru memiliki patokan mulai dari Rp 300.000 untuk memburu tiga jenis hewan seperti kelinci, ayam, dan kalkun. Sedangkan untuk berburu kambing hutan Rp 800.000–Rp 1,2 juta per ekor, dan babi hutan Rp 1 juta–Rp 2 juta per ekor.
Selamat mencoba!
Baca Juga: Wisatawan Mancanegara Melonjak, Smartfren Hadirkan Kartu Perdana
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar