Suara.com - Cerita Kusno Rela Lebaran dengan Satwa di Taman Margasatwa Ragunan.
Berkutat dengan hewan liar sudah menjadi hal yang biasa bagi Kusno yang berprofesi sebagai perawat satwa di Taman Margasatwa Ragunan. Bahkan ketika Hari Raya Idul Fitri, ia juga berlebaran dengan para binatang liar.
Kusno berujar, dirinya hanya menyempatkan waktu untuk Salat Ied bersama keluarga di masjid dekat rumahnya yang berjarak tidak jauh dari TMR. Setelahnya, ia yang sudah absen sejak paginya harus kembali memantau kondisi satwa.
Jika merujuk berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) no 63 Tahun 2018 terkait dengan optimalisasi kegiatan dan penanganan pengunjung di tempat-tempat wisata pada hari-hari tertentu, diketahui Kebun Binatang Ragunan masih tutup di hari pertama lebaran, Rabu (5/6/2019) kemarin.
Namun, dikatakan Kusno, dirinya tetap harus masuk. "Iya masuk, cuma peraturan baru ini selama saya masuk di Ragunan libur, tapi libur satwa. Kalau saya tetep masuk buat ngerawat satwa," katanya ditemui Suara.com di salah satu kandang ular, Kamis (6/6/2019).
Kusno bercerita, dirinya sudah sejak tahun 1990 menjadi perawat satwa di Taman Margasatwa Ragunan. Selama itu pula, reptil menjadi jenis hewan yang paling sering ia rawat, terutama ular.
"Awalnya karena saya hobi dan dulu sering sumbang ular ke Ragunan. Terus iseng-iseng melamar di Ragunan diterima. Jadi memang sudah minat," ujar Kusno.
Diakui Kusno, sejak berprofesi sebagai perawat satwa dirinya kerap meninggalkan keluarga di rumah demi lantaran harus masuk kerja.
Namun beruntung baginya, dirinya berdomisili di dekat TMR sehingga bisa merasakan berlebaran bersama keluarga walau hanya sebentar saat Salat Ied.
Baca Juga: Soal Pendamping Hidup, Ayu Ting Ting Minta Pendapat Anak
"Karena kan di sini tempat pariwisata, kalau pas hari raya kedatangan tamu banyak, jadi kita tetap harus masuk. Enggak boleh cuti kecuali genting," mqta Kusno.
Walau diakui Kusno sempat terbesit rasa sedih lantaran berpuluh tahun hanya merasakan waktu sebentar untuk berlebaran dengan keluarga, Kusno ikhlas dan rela menjalankan profesinya itu.
"Kalau dikatakan sedih, ya sedih, tapi namanya tugas negara harus dijalankan," kata Kusno.
Ia pun berharap, pada waktu libur lebaran masyarakat yang berkunjung ke TMR dapat lebih mentaati peraturan yang berlaku untuk menghargai para petugas yang berjaga.
"Harapannya ya, semua aturan diikuti, jangan dilanggar. Seperti tidak membuang sampah dan memberi makan satwa sembarangan," ujar Kusno yang rayakan Lebaran dengan satwa di Taman Margasatwa Ragunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Rahasia Atasi Mesin Cuci Bergoyang dan Berisik di Rumah, Tanpa Panggil Tukang Servis
-
4 Zodiak Paling Hoki yang Bakal Panen Cuan dan Peluang Emas pada 26 Juni 2026
-
6 Shio yang Menarik Keberuntungan 26 Juni 2026, Kebahagiaan Menanti!
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah