News / Metropolitan
Kamis, 06 Juni 2019 | 15:13 WIB
Salah satu warga kampung Bandan, Muhammad Efendi yang menjadi korban kebakaran. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Suasana lebaran hari kedua di Kampung Bandan, Pademangan, Jakarta Utara tampak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Mereka harus bertahan merayakan Idul Fitri 1440 H di atas puing kebakaran.

Salah satu warga, Muhammad Efendi yang memiliki tiga orang anak mengaku sedih melihat kondisi lebaran tahun ini mereka terpaksa tidur di atas puing rumahnya yang terbakar dan beratapkan terpal biru seadanya.

Kemeriahan dan keceriaan warga juga diakuinya tidak terlihat pada lebaran tahun ini, mereka hanya bisa menerima kenyataan.

"Tahun ini sih sangat menyedihkan ya buat kami yang tinggal di sini, khususnya orang tua, prihatin lihat anak-anak harus lebaran di suasana kayak gini, biasanya ramai hiruk pikuk tapi ini yang ada cuma puing-puing doang, pokoknya sedihlah, tapi mau bagaimana lagi kenyataannya begitu harus kita terima walaupun sakit hati," kata Efendi kepada Suara.com, Kamis (6/6/2019).

Pria 36 tahun asal Cirebon itu bercerita biasanya pada saat jelang Hari Raya Idul Fitri seluruh warga Kampung Bandan kompak mempersiapkan acara kumpul kampung setelah Salat Ied namun kini hal itu tak bisa dilakukan.

"Tradisi khusus sih enggak ada cuma biasa silaturahmi dengan tetangga yang enggak pulang kampung, terus dari teman-teman komunitas biasanya ada halal bihalalal karena lokasinya sekarang udah enggak ada jadi ya susah," jelasnya.

Warga Kampung Bandan beraktifitas di sekitar bangunan sisa kebakaran yang dijadikan pengungsian, Pademangan, Jakarta, Rabu (5/6). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Seperti diketahui, Efendi menjadi salah satu dari 400 kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran di RT 11, 12, dan 13 RW 05 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (11/5/2019) siang. Sebanyak 450 bangunan semipermanen dilaporkan hangus dilahap si jago merah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana akan membangun kembali Kampung Badan, Jakarta Utara dengan membangun rumah susun, namun hingga kini belum ada kejelasan lebih lanjut terkait rencana itu, bahkan warga mulai membangun kembali hunian semi permanen.

Baca Juga: Lebaran di Puing Kebakaran, Warga Kampung Bandan Batal Pulang Kampung

Load More