Suara.com - Kisah Inspiratif kali ini datang dari seorang wanita yang pernah hidup miskin dan jadi gelandangan. Tak ada yang menyangka, semua kerja kerasnya terbayar di masa depan. Kini wanita tersebut sukses bergelar doktor.
Dilansir dari laman Daily Mail, wanita ini bernama Sabrina Cohen-Hatton. Ia mempunya semangat hidup yang patut diteladani.
Menjalani hidup susah dan jadi gelandangan, tak membuat Sabrina pasarah dan menyerah begitu saja dengan masa depannya. Wanita asal London ini terus memacu semangatnya untuk menjadi orang sukses.
Ketika Sabrina berusia 15 tahun, ia keluar dari rumah setelah tidak nyaman tinggal bersama ibunya yang mengalami masalah kejiwaan.
Hal tersebut membuat dirinya menjadi gelandangan selama bertahun-tahun. Meski begitu, ia tetap punya semangat untuk menamatkan SMA pada saat itu.
Di usia 18 tahun, Sabrina kemudian bergabung menjadi petugas pemadam kebakaran. Pernah jadi gelandangan, ternyata membuat Sabrina ingin membantu orang lain melalui pekerjaannya.
"Aku melihat orang-orang di sekitarku yang terpuruk atau merasa tidak akan selamat. Aku ingin menjadi orang yang bisa membantu orang lain ketika mereka merasa terpuruk," ungkap Sabrina.
Bekerja menjadi petugas pemadam kebakaran selama 18 tahun, kini Sabrina berhasil berada di posisi atas. Diketahu saat ini ia menjabat sebagai Deputy Assistant Commissioner di pemadam kebakaran di London.
Seiring dengan kesuksesan kariernya, Sabrina juga berhasil menyelesaikan kuliah S3-nya. Wanita yang dulu hidup di jalanan ini sudah meraih gelar doktor psikologi.
Baca Juga: Tukang Kebun Jadi Wisudawan, Simak Kisah Inspiratif Pria Ini
Cerita masa lalunya yang berat dan berhasil melaluinya, kemudian sekarang sudah sukses dituangkan oleh Sabrina melalui tulisan dalam bukunya 'The Heat of Moment: A Firefighter's Stories of Life and Death Decisions'.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Kebakaran di Sabana Pengol, TNBTS Tutup Sebagian Akses Wisata Bromo
-
3 Rekomendasi Moisturizer Pemudar Flek Hitam dan Garis Senyum Usia 40 Tahun
-
Pesan Kerim Memija untuk Jakmania Jelang Persija vs Persib: Menang, Lalu Kita Pesta Bersama
-
59 Nyawa Melayang Dalam 6 Bulan! Komnas HAM Minta Prabowo Atasi Krisis Kekerasan di Papua
-
Makan Bergizi Gratis Berujung Petaka di Pati: Makanan Datang Telat, Ratusan Siswa Keracunan
-
Kemiskinan Turun atau Standarnya yang Terus Disesuaikan?
-
Bos CATL Ungkap Risiko Kegagalan Baterai di Tengah Perang Harga Mobil Listrik China
-
Kenapa Makanan Fermentasi Bagus untuk Kulit? Ini Penjelasannya
-
Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
-
Kapolri Minta Pengusaha Tak Takut Laporkan Premanisme: Jangan Bikin Investor Ragu