Suara.com - Sebagai salah satu objek wisata yang ikonik di Sukabumi, Jembatan Gantung Situgunung telah sukses menarik minat banyak wisatawan dari berbagai daerah.
Pada tanggal 25 Agustus 2019 mendatang, Jembatan Gantung Situgunung juga akan menjadi salah satu lokasi yang dilintasi dalam event Situgunung Trail Run 2019.
Situgunung Trail Run 2019 sendiri merupakan acara yang diadakan oleh Arkadia Digital Media di kawasan Situgunung, Taman Nasional Gunung Pangrango dalam rangka memeringati HUT RI ke-74 dan hari jadi Sukabumi ke-105.
Meski begitu, sudah tahukah kamu tentang keistimewaan Jembatan Gantung Situgunung?
Dirangkum Suara.com dari berbagai sumber, inilah 4 fakta tentang Jembatan Gantung Situgunung yang menjadi favorit banyak wisatawan.
1. Dibangun dengan dana yang tak sedikit demi struktur konstruksi yang kuat dan aman
Sebagai ikon wisata di Sukabumi, tak heran jika Jembatan Gantung Situgunung atau Situgunung Suspension Bridge menghabiskan dana yang tak sedikit.
Pembangunan jembatan gantung yang diprakarsai Kementerian Lingkungan Hidup dan pihak swasta ini dilakukan sejak bulan Mei 2017.
Baca Juga: Ikuti Event Lari Situgunung Trail Run 2019, Ini Manfaatnya untuk Tubuh
Dana yang tak sedikit dibutuhkan agar Jembatan Gantung Situgunung dapat menjadi jembatan yang berkualitas serta aman dikunjungi wisatawan.
2. Dibuat dengan kayu ulin dari Papua
Salah satu faktor yang membuat jembatan gantung ini kokoh adalah bahan dasarnya yang berupa kayu ulin atau kayu besi.
Kayu ulin ini dikirim langsung dari Papua dan dipilih karena memiliki beberapa kelebihan.
Di antaranya, kayu ulin atau kayu besi ini lebih tahan perubahan suhu dan kelembapan, berat dan keras, serta tidak mudah dimakan rayap.
3. Hanya bisa dilewati 40 pengunjung meski kapasitasnya 55 ton
Berita Terkait
-
Jembatan Gantung Pulihkan Akses Warga Pascabanjir Bandang di Pidie Jaya
-
Gibran Turun Gunung ke Nias, Minta Jembatan 'Penyelamat' Siswa Segera Dibangun
-
Jembatan Gantung Rengganis, Jadi yang Terpanjang di Asia Tenggara
-
Jembatan Tiba-tiba Ambruk di Sekadau saat Ramai Warga Nonton Lomba 17-an
-
Ditutup 6 Bulan karena Revitalisasi, Transjakarta Kembali Operasikan Halte Jembatan Gantung dengan Fasilitas Lengkap
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah
-
Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman