Suara.com - Sebagai putri dari seorang Presiden Amerika Serikat, Ivanka Trump memang diketahui ikut terjun langsung ke dunia politik. Kali ini, ia mendampingi ayahnya, Donald Trump menghadiri KTT G20 di Osaka, Jepang.
Namun, kehadiran Ivanka Trump menjadi buah bibir lagi setelah sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan momen saat dirinya 'dicuekin' oleh bos IMF, Christine Lagard.
Dilansir dari laman USA Today, video yang viral itu diunggah oleh jurnalis BBC, Parham Gobadi, di Twitternya.
"Ivanka Trump appears to be trying to get involved in a talk among Macron, May, Trudeau and Lagarde (IMF head). The video is released by French Presidential palace," tulis akun @ParhamGhobadi di Twitter pribadinya.
Video yang berdurasi 19 detik tersebut hingga kini sudah ditonton nyaris 22 juta kali dan mendapat lebih dari 20 ribu komentar.
Dalam video tersebut, terlihat momen ketika Ivanka Trump ikut terlibat dalam sebuah perbincangan dengan bos IMF Christine Lagard, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, dan Perdana Menteri Inggris Theresa May.
Video yang diambil pada hari kedua KTT G20 itu ramai dikomentari oleh warganet. Banyak artis hingga anggota dewan di Amerika Serikat pun mengomentari.
Sebagian besar komentar mereka sama, yaitu mencibir Ivanka Trump yang di dalam video tersebut terlihat diabaikan oleh sang bos IMF, Christine Lagard.
Bahkan, banyak warganet yang mengaku melihat Christine Lagard memutar bola matanya saat Ivanka Trump mencoba bergabung untuk nimbrung dalam pembicaraan tersebut.
Baca Juga: Ngobrol dengan Jokowi, Ivanka Trump Tampil Menawan dengan Dress Rp 50 Juta
Ada seorang anggota dewan Amerika Serikat, Alexandria Ocasio-Cortez menyampaikan kritikannya pada Presiden Donald Trump setelah melihat reaksi Christine Lagard dalam video tersebut. Menurutnya, Ivanka Trump tidak seharusnya ikut ke KTT G20.
"It may be shocking to some, but being someone's daughter actually isn't a career qualification. It hurts our diplomatic standing when the President phones it in & the world moves on. The US needs our President working the G20. Bringing a qualified diplomat couldn't hurt either," tulis Alexandria di Twitter pribadinya.
Memang pada KTT G20 kemarin, Ivanka Trump mendapatkan kesempatan berbincang dengan banyak pemimpin dunia, termasuk Presiden Jokowi. Lalu, pada hari kedua KTT G20, dia juga dipilih untuk berbicara di depan forum mengenai pemberdayaan perempuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan
-
Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital
-
Bye-Bye Macet! Mengapa Filosofi 10 Minute City Living Jadi Kunci Kualitas Hidup Modern
-
Biar Muka Glowing Alami Pakai Apa? Ini Skincare Murah Viva yang Bisa Dicoba
-
3 Zodiak yang Kehidupannya akan Lebih Baik Setelah 13 Mei 2026, Waktunya Jemput Kebahagiaan!
-
Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026
-
6 Shio Paling Beruntung dan Berlimpah Cuan Pada 14 Mei 2026
-
5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus
-
Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan