Suara.com - Salah satu bentuk workout atau sesi latihan yang paling efektif adalah HIIT, atau dikenal sebagai pelatihan interval intensitas tinggi. HIIT melibatkan sprint berulang-ulang dari aktivitas olahraga intens yang terbagi oleh istirahat singkat.
Melansir dari InStyle, bukti ilmiah sebelumnya menunjukkan bahwa rutinitas HIIT dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan mengurangi risiko diabetes tipe-2.
Meski begitu, banyak yang sering mengeluh tentang kekakuan program. Itulah sebabnya seorang peneliti di University of British Columbia, Okanagan, mencari cara untuk membuat bentuk latihan ini lebih menyenangkan.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Psychology of Sport and Exercise menemukan bahwa mendengarkan musik tertentu bisa menjadi kunci untuk membuat workout terasa sedikit lebih mudah.
Studi ini menemukan bahwa memilih soundtrack yang tepat dapat membuat sesi latihan lebih menyenangkan dan menantang secara mental bagi mereka yang menyelesaikannya.
Matthew Stork, seorang peneliti di Sekolah Ilmu Kesehatan dan Latihan di UBC, mengumpulkan panel orang dewasa Inggris untuk menilai 16 lagu tempo cepat yang berbeda.
"Musik biasanya digunakan sebagai strategi disosiatif," kata Matthew dalam siaran pers .
"Ini berarti ia dapat mengalihkan perhatian Anda dari respons fisiologis tubuh untuk berolahraga seperti peningkatan detak jantung dan otot-otot yang sakit ... Tetapi, dengan olahraga intensitas tinggi, tampaknya musik paling efektif ketika memiliki tempo yang cepat dan tinggi motivasi," kata Matthew.
Lewat penelitian ini, menunjukkan bahwa musik dengan tempo cepat dapat membantu seseorang bekerja lebih keras dan lebih menikmati workout. Jadi ada baiknya mulai sekarang membuat playlist musuk dengan tempo cepat untuk membantu membuat workout rutin jadi lebih menyenangkan.
Baca Juga: 5 Alasan untuk Lakukan Olahraga Yoga Mulai dari Sekarang, Catat Ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ketua MPR Jawab Isu 'Percepatan' Budi Arie: Demokrasi Bukan Soal Insting, Tapi Aturan
-
BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla
-
AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber
-
Pilihan Mobil Listrik Harga di Bawah Rp 200 Juta yang Dipasarkan di Indonesia
-
Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak
-
'Kami Tak Akan Hilangkan Nilai Tradisional', Komitmen Warga Sade Bangkit dari Puing Kebakaran
-
Industri Kecantikan Lokal Terus Tumbuh, Inovasi Brand Lokal Makin Tak Terbendung
-
Daftar 6 Perusahaan Sampah yang Baru Disanksi DKI Jakarta, Total 11 Jasa Angkutan Kena
-
Nasaruddin Umar Tak Ikut Bursa Ketum PBNU, Pengamat: Momentum Jaga Independensi NU
-
Testimoni Pakar: Benarkah Kijang Innova Zenix Hybrid Mobil Keluarga Impian yang Sempurna?