Suara.com - Aromanya Menggugah Selera, Ini Lho Efek Samping Kebanyakan Makan Ikan Asin
Aroma masakan ikan asin memang nikmat. Tapi ingat, jangan sampai kalap saat menyantap ikan asin yang lezat. Sebab, ada bahaya yang timbul bagi kesehatan tubuh ketika mengkonsumsi ikan asin berlebih.
Sebuah penelitian terkemuka yang dilansir dari American Heart Association menyebut bahwa proses pengolahan ikan dengan cara digarami dan dikeringkan seperti pada ikan asin akan mengurangi gizi serta nutrisi yang terkandung dalam kandungan ikan asli secara drastis. Merangkum dari berbagai sumber, inilah beberapa efek samping mengkonsumsi ikan asin berlebih.
Meningkatkan risiko penyakit jantung
Dipublikasikan American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, ikan asin dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Penelitian ini dilakukan di Jepang terhadap 80 ribu laki-laki dan perempuan yang mengonsumsi makanan yang diasinkan (termasuk ikan asin). Hasilnya, responden banyak mengkonsumsi makanan asin berisiko terkena penyakit jatung hingga 20 persen.
Hipertensi
Setiao harinya tubuh membutuhkan garam. Namun idealnya hanya 5 gram per-hari. Smentara, ikan asin memiliki kandungan garam mencapai 30 gram. Hal itu menyebabkan tekanan darah melonjak derastis sehingga mengakibatkan risiko hipertensi.
Pembengkakkan organ tubuh
Terlalu banyak makan ikan asin dapat membuat beberapa bagian tubuh mengalami pembengkakan. Seperti di kaki atau paru-paru. Penyebabnya karena cairan tubuh tidak mengalir secara efektif.
Baca Juga: Cegah Miss V Bau Ikan Asin Tidak Perlu Perawatan Mahal Lho!
Risiko kanker
Dikutip dari American Journal of Clinical Nutrition, tingginya konsumsi garam harian yang juga diperoleh dari mengkonsumsi ikan asin dapat meningkatkan risiko kanker sebesar 15 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf
-
ASICS Novablast vs HOKA Clifton untuk Daily Trainer, Mana yang Lebih Unggul?
-
Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan
-
Wardah BB Tint Shade Neutral Fair Cocok untuk Kulit Apa? Ini Review Lengkap dan Keunggulannya!
-
Mata Air dan Sumur Mengering, 90 Jiwa di Bogor Selatan Terdampak Bencana Kekeringan
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?
-
Guru Besar UGM Semprot Kenaikan Tukin TNI-Kemenhan: Pemerintah Pesta, Rakyat Cuci Piring
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi