Suara.com - Swiss merupakan salah satu negara yang terkenal bersih sekaligus indah untuk digunakan berjalan-jalan. Terlebih saat mengunjungi Bern, ibu kota Swiss, travelers akan dimanjakan dengan berbagai bangunan abad pertengahan yang menghiasi tiap sudut kota.
Meski begitu, jangan kaget ketika tengah berjalan-jalan di Bern dan menemukan sebuah air mancur yang dihiasi patung menyeramkan.
Dinamai Kindlifresserbrunnen atau air mancur Kindlifresser, air mancur yang berada di pusat kota Bern ini memiliki dekorasi yang bisa membuat bergidik.
Bagaimana tidak, tepat di puncak air mancur tersebut, travelers bisa melihat sosok seorang pria yang tengah memasukkan kepala bayi ke dalam mulutnya sambil membawa karung berisi bayi-bayi yang lain.
Kindlifresser sendiri berasal dari kata kindli atau kind yang berarti anak-anak. Secara harfiah, tempat ini dapat dinamakan air mancur pemakan anak-anak.
Namun, apa kira-kira tujuan Swiss mendirikan patung semacam itu di pusat ibukota mereka?
Dilansir dari laman Atlas Obscura, rupanya tidak ada yang tahu pasti alasan mengapa patung ini didirikan di tahun 1564 silam.
Sebaliknya, ada tiga teori sehubungan dengan patung mengerikan tersebut.
Yang pertama, Kindlifresser disebut sebagai peringatan bagi komunitas Yahudi di Bern zaman dulu. Kindlifresser disebut menggunakan Judenhut, yaitu topi yang dipaksa agar dikenakan orang Yahudi pada masa itu.
Baca Juga: Bioskop Ranjang di Swiss Jadi Kontroversi, Apa Alasannya?
Teori kedua, Kindlifresser merupakan gambaran dari seorang Titan dalam mitologi Yunani Kuno yang bernama Kronos. Menurut mitologi, Kronos memakan semua anak-anaknya karena dia takut jika takhtanya akan direbut oleh mereka.
Sementara, teori terakhir menyebutkan jika Kindlifresser adalah penggambaran kakak Duke Berchtold, pendiri kota Bern.
Dikisahkan, kakak laki-laki Duke Berchtold cemburu dengan pencapaian adiknya sehingga menjadi gila. Akibatnya, dia pun mengumpulkan seluruh anak-anak di kota dan memakannya.
Walau begitu, tak ada yang tahu kebenaran dari teori-teori tersebut hingga kini.
Malah, ada pula yang berasumsi jika patung Kindlifresser hanyalah cara untuk mengingatkan anak-anak di Bern agar berperilaku baik selama 500 tahun terakhir ini.
Berita Terkait
-
Gagal Tembus Barikade Polisi, Massa Pendemo Berikan 3 Tuntutan Ini
-
Sempat Memanas, Massa Pendemo Coba Terobos Barikade Polisi Demi ke Patung Kuda
-
Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri
-
Dari Sudut Sempit ke Sudut Gawang, Gol Brilian Julian Alvarez Buyarkan Logika Statistik
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan