Suara.com - Visa, tanda bukti penting ini biasa diberikan pada setiap wisatawan yang menyambangi suatu negara.
Saat menyambangi negara tempat kita menghabiskan masa liburan, visa dapat diperoleh di kedutaan asing maupun konsulat jenderal di negara tersebut.
Tanda resmi yang memverifikasi kunjungan wisatawan ini acap tersemat pada paspor berupa stempel maupun stiker visa.
Nah, untuk memperoleh visa, beragam negara memiliki kebijakan masing-masing. Ada yang relatif mudah proses kepengurusannya, dan tak jarang pula cukup menyulitkan, bergantung negara tujuanmu.
Seorang traveler bernama Nugraha melalui akun Twitter, Nnugie, berbagi kisah personal soal kepengurusan visa termudah di negara-negara yang pernah ia kunjungi.
Beberapa negara yang begitu mudah memberikan visa tersebut dihimpun Suara.com di sini. Apa saja?
Jepang
Menurut Nnugie, betapa pun Jepang sudah memberlakukan bebas visa bersyarat, para wisatawan Indonesia yang menyambangi Negeri Sakura harus tetap apply visa.
''Walaupun udah bebas visa bersyarat, tapi paspor biasa tetap harus apply visa. Apply visa Jepang kayaknya bener-bener udah cuma syarat doang karena Jepang sekarang udah ga wajibin dokumen-dokumen kayak surat keterangan kerja, hotel dan rekening bank saldo. Berapa pun approve,'' tulis akun Nnugie.
Belanda
Konon, berdasarkan pengalaman Nnugie, otoritas Belanda memperlakukan wisatawan Indonesia dengan sangat baik dalam kepengurusan visa.
Bahkan jika lebih dari dua kali menyambangi Negeri Kincir Angin, kita dapat memperoleh visa hingga 5 tahun lho.
''Negara Schengen paling baik sama Indonesia, dokumen kurang-kurang dikit cincay, saldo tipis-tipis juga dapet, durasi prosesnya juga pasti. Rata-rata (mengurus visa-red) pasti semingguan maksimal. Kalau udah kunjungan kali kedua or lebih bisa dapet visa sampe 5 tahun!'' tulis Nnugie.
Australia
Australia hari ini memberlakukan apply visa online bagi wisatawan Indonesia. Sehingga, kamu tak perlu lagi menyerahkan dokumen fisik ke otoritas Negeri Kanguru.
Berita Terkait
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Ironi Pajak vs Korupsi: Kemewahan yang Dibayar dari Keringat Rakyat
-
Bali Dijual untuk Dunia, tetapi Semakin Sulit Dijangkau Orang Lokal
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti
-
22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah
-
Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi
-
Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman
-
Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat
-
Kasus Yurizal, Pakar UGM Dorong Audit Rumah Sakit: Jangan Berhenti di Permintaan Maaf
-
Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok
-
Menko Polkam Djamari Chaniago Perintahkan Aparat Tindak Tegas Penyebar Hoaks Demo Agustus 2026
-
Tak Cuma Flyover Garuda Sakti, SF Hariyanto Usulkan Proyek Bangun Jembatan Siak V