Suara.com - Tips Ibu Hamil Agar Diberi Duduk oleh Orang Egois di Bus atau Kereta.
Duduk dan menikmati kursi dalam sebuah bus atau kereta listrik (KRL) saat sedang lengang tentu hukumnya sah-sah saja. Namun, Jika Anda lelaki, tentu dituntut lebih kebaikan dari diri Anda untuk memberikan kursi yang Anda tempati kepada lansia, ibu hamil, hingga penyandang disablitas.
Seperti diketahui, banyak kasus yang terjadi dan viral terkait orang-orang yang keberatan dan tak peka dalam memberikan tempat duduk mereka kepada orang yang lebih membutuhkan, bisa dengan pura-pura tidur, atau bahkan menolak secara terang-terangan.
Mengutip Mamamio, ada 3 tips bagi ibu hamil atau Anda yang merasa berhak duduk kepada orang egois yang tak mau mengalah memberi kursi duduk mereka secara sukarela.
Membuat kontak mata
Seringkali di angkutan umum orang cenderung mereka berpura-pura tak melihat dan asyik ngobrol dengan handphone. Namun, salah satu cara untuk membuat seseorang menawarkan kursi kepada Anda adalah dengan melakukan kontak mata dengan mereka, mungkin dengan tangan Anda terbentur. Jika mereka tidak yakin apakah Anda sedang hamil atau bahkan jika Anda menginginkan kursi, ini menunjukkan kepada mereka bahwa Anda memindai area tempat duduk, dan bahwa Anda terbuka untuk ditawari.
Kursi prioritas
Jika Anda bepergian dengan kereta api, beberapa operator akan mengizinkan peningkatan Anda ke kelas satu secara gratis jika tidak ada kursi yang tersedia di area umum. Beberapa perusahaan di banyak negara malah menawarkan kartu yang dapat Anda bawa untuk memastikan Anda mendapatkan kursi, ini bisa menjadi penyelamat.
Namun jika di Indonesia, Anda perlu bergegas ke kursi prioritas.
Baca Juga: Studi: Ibu Hamil yang Obesitas Tingkatkan Risiko Anak Mengalami Kanker
Tanya langsung
Ini mungkin poin terakhir yakni meminta kursi secara langsung. Namun menurut survei 1 dari 5 perempuan hamil terlalu malu untuk meminta kursi sendiri.
Orang ada juga yang mengatakan 'kehamilan itu bukanlah penyakit' namun perempuan hamil tentu membutuhkan sedikit bantuan tambahan, oleh karena itu Anda berhak meminta seseorang untuk membela Anda.
Mulailah dengan mencari tempat duduk prioritas. Selanjutnya, tanyakan. Jika Anda khawatir bertanya kepada seseorang yang mungkin juga hamil tetapi tidak terlihat, atau orang itu memiliki cacat yang tidak terlihat, alih-alih bertanya kepada individu, ajukan pertanyaan tersebut ke area umum tempat duduk prioritas. "Adakah yang keberatan membiarkan saya duduk,"
Jika Anda hamil, namun tidak ada tanda perut membuncit yang terlihat, bicaralah "Saya hamil, bisakah ada orang yang membiarkan saya duduk?"
Ini memberi seseorang dari masyarakat umum, yang tidak membutuhkan kursi prioritas, kesempatan untuk membela Anda.
Nah, gimana para bumil Ide tersebut? Semoga berhasil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung