Suara.com - Pembengkakan kaki saat tengah berada di ketinggian merupakan hal yang lumrah terjadi pada beberapa orang.
Gejala ini disebut sebagai gravitational oedema, fenomena tatkala cairan tubuh dalam jumlah besar merembes pada bagian bawah tubuh manusia.
Gravitational oedema kerap terjadi saat kita berada dalam penerbangan yang memakan waktu berjam-jam, betapapun kondisi tubuh akan kembali normal kala mendarat kemudian.
Lantas, agar tubuh tak mengalami pembengkakan akibat mengudara, apa yang dapat kita lakukan?
Perhatikan posisi duduk
Agar kakimu tak mengalami pembengkakan, hindarilah duduk dengan posisi bersila.
Selain itu, renggangkan seluruh bagian kaki sesering mungkin, ini dapat membantu aliran darah dan cairan mengalir dengan baik.
Kita bahkan dapat berjalan di sepanjang kabin bila perlu, terlebih jika mengudara selama berjam-jam.
Pantang minum zat ini
Baca Juga: Pramugari Dapat Foto Rompi Bunuh Diri, Penerbangan Ditunda
Jus tomat merupakan minuman yang patut dihindari jika tak ingin kakimu mengalami pembengkakan yang dapat megurangi kenikmatan perjalanan udaramu.
Sebab kandungan sodium yang tinggi dari tomat dapat menyebabkan pembengkakan pada betis, paha hingga pergelangan kaki.
Perbanyak air putih
Tekanan atsmosfer saat berada di ketinggian juga dapat memengaruhi tubuh secara langsung.
Maka perbanyaklah minum air putih ketika kamu terbang menggunakan pesawat. Kiat ini cukup membantu aliran darah mengalir baik ke seluruh tubuh.
Mandi air hangat
Tips lain mengatasi kaki bengkak yakni dengan mandi menggunakan air hangat saat kita telah mendarat.
Merendam kaki menggunakan air hangat yang dicampur garam juga dapat membantu melancarkan aliran darah.
Berita Terkait
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
Realita Pejalan Kaki: Fasilitas Tak Mumpuni hingga Stigma Miring Orang Lain
-
1.300 Penerbangan Dibatalkan karena Topan Dolphin di Shanghai
-
6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian
-
2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar