Suara.com - Bertajuk Mulanira, Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019 (FKY 2019) berlangsung meriah.
FKY 2019 ini sudah dilaksanakan sejak tanggal 4 Juli lalu dan akan berlangsung selama 18 hari hingga 21 Juli mendatang.
Bukan hanya kuliner saja, FKY 2019 yang bertempat di Kampoeng Mataraman juga menghadirkan pasar seni.
Di area pasar seni ini Suara.com banyak dibuat takjub dengan hasil karya anak bangsa yang dipamerkan.
Tak hanya bisa dilihat, sebagian besar produk kreatif ini dapat Anda bawa pulang ke rumah sebagai oleh-oleh dari FKY 2019.
Stand produk kreatif yang dihadirkan beragam, mulai dari tanaman hias, pakaian, tas, buku, dan masih banyak lagi.
Kami juga berkesempatan mewawancarai salah seorang pengunjung yang berada di pasar seni FKY 2019 yakni Nindita.
Pegawai di salah satu universitas negeri ini sudah ketiga kalinya mengunjungi FKY 2019.
"Alasannya seneng sih, kemarin eksplor bagian kuliner beberapa hari, terus sekarang coba lihat-lihat di bagian produk kreatifnya, mau cari tanaman hias kaktus" tutur Nindita kepada Suara.com, Sabtu (20/7/19).
Baca Juga: Hanya di Jogja, Ini 7 Potret Kemeriahan Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019
"Bangga juga, ternyata anak Indonesia mungkin nggak cuma di Yogyakarta aja sih, banyak yang kreatif produknya keren-keren," imbuhnya.
Berbagai produk kreatif karya anak bangsa ini ditawarkan mulai dari harga Rp 10-500 ribuan.
Nah, jadi tunggu apa lagi, selagi masih ada waktu tak ada salahnya bukan jika Anda menilik berbagai produk kreatif karya anak bangsa di FKY 2019 ini.
FKY 2019 masih akan berlangsung hingga 21 Juli 2019, jadi jika Anda sedang berlibur ke Yogyakarta, jangan lupa mampir ya!
Berita Terkait
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Dari Gerobak hingga Restoran, Alasan Bakso Tetap Jadi Kuliner Favorit Lintas Generasi
-
Wisata Kuliner Dunia Sambil Belanja, Tren Baru yang Makin Diminati Masyarakat Serang
-
Kulineran Seru di Oemah Boto Dapat Cashback hingga Rp500 Ribu dari BRI
-
Sensasi Baru Wisata Jakarta: Santap Malam di Atas Bus Sambil Dengar Biola dan Cerita Sejarah
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan