Suara.com - Pemerintah kota Roma di Italia memiliki cara jitu untuk mengurai sampah botol plastik sekali pakai.
Otoritas setempat menggalakkan kampanye penukaran botol air minum kemasan sekali pakai dengan selembar tiket bus maupun komuter.
Cara serupa yang juga pernah diterapkan pemerintah Istanbul di Turki ini diharapkan dapat mengajak serta penghuni Roma menjaga lingkungan mereka sembari menghemat biaya perjalanan tentunya.
Sebelum diterapkan pada ragam transportasi umum lainnya, tiket kereta gratis ini dapat ditukarkan melalui tiga stasiun kereta, yakni Cipro - A Line, Piramide - B Line dan San Giovanni - C Line.
Para penumpang yang hendak memperoleh tiket gratis, hanya perlu membawa botol plastik dan memasukkannya ke dalam mesin. Selanjutnya mesin tersebut akan memberikan kredit tiket berdasarkan jumlah botol yang dimasukkan.
Sebagai catatan, satu botol plastik dihargai senilai lima sen. Maka jika ingin memperoleh tiket senilai 1,50 euro atau setara Rp 23 ribu, para penumpang harus menukar sekitar 30 botol plastik terlebih dahulu.
Botol plastik yang dapat ditukarkan pun dari jenis 250 ml hingga 2 liter. Botol-botol yang dimasukkan ke dalam mesin tersebut kemudian dihancurkan dan diolah kembali menjadi produk daur ulang.
Nah, agar kita dapat melakukan transaksi tukar tiket dengan botol air kemasan, para penumpang terlebih dahulu harus mendaftarkan diri via aplikasi myCicero maupun Tabnet.
Kedua aplikasi ini memungkinkan kita memperoleh kredit tiket berdasarkan botol air kemasan yang ditukarkan.
Roma sendiri disebut sebagai kota terkumuh ke-empat di seantero Eropa. Jumlah sampah di kota ini disebut dapat memenuhi 12 bangunan seukuran Colosseum, merunut laporan Expert Market.
Berita Terkait
-
Harga Bahan Baku Plastik: Momentum Tepat Berkreasi dengan Daun Pisang dan Anyaman Lokal
-
Belanja Online Naik Pesat, Siapa yang Mesti Bertanggung Jawab Beban Sampahnya?
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Klasemen Liga Italia: Inter Makin Kokoh di Puncak, Napoli Tertahan, AC Milan Tumbang
-
Aksi Berkelas Jay Idzes Jadi Pelerai Saat Keributan Panas Pecah di Laga Genoa vs Sassuolo
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Daftar Harga Mesin Cuci LG Front Loading 8 Kg Terbaru, Mulai dari Rp4 Jutaan
-
Munif Taufik Dijuluki Justice Collaborator Kasus FH UI, Apa Ancaman Hukumannya?
-
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur? Cek Ketentuan Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
6 Mesin Cuci 2 Tabung Harga Rp1 Jutaan yang Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Tangga
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
4 Ancaman Hukuman Berat Menanti 16 Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
-
7 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Murah Cuma Rp30 Ribuan
-
Front Loading vs Top Loading, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci 1 Tabung
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?
-
5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian