Suara.com - Keindahan Batik sebagai salah satu wastra Nusantara sudah dikenal hingga dunia. Namun, tak banyak yang memahami bagaimana perjalanan selembar kain tersebut hingga bisa menjadi pakaian-pakaian cantik yang digunakan oleh setiap orang.
Hal inilah yang membuat e-commerce Tokopedia meluncurkan kampanye #CeritaDiBalikJahitan sebagai inisiatifnya untuk mengangkat dan menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap produk dari kreator lokal.
Sebagai langkah awal peluncuran kampanye #CeritaDiBalikJahitan, Tokopedia berkolaborasi dengan Batik Kultur by Dea Valencia. Label yang didirikan Dea Valencia 2011 silam di Semarang ini memang memiliki keunikan dan cerita yang mengesankan pada setiap busana yang di jual.
"Setiap baju yang kita produksi dari potongan kain sampai jadi itu dihandle satu orang saja. Dalam satu hari mereka spend berjam-jam, mulai dari mengukur, memotong, menjahit, hingga mengobrasnya," ungkap Dea dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (8/8/2019),
Dari situlah, lanjut Dea, dirinya merasa bahwa dia harus mengenalkan siapa saja yang menjahit busana-busana tersebut, hingga bisa sampai di tangan para pelanggan setianya. Kalau bukan karena mereka, kata Dea, mungkin tak akan pernah ada Batik Kultur.
Apalagi, lanjut dia, dari lebih 120 orang karyawan yang dimiliki, 50 persen di antaranya adalah pekerja difabel. Mereka memiliki kobaran semangat yang tinggi, hingga Batik Kultur bisa maju dan berkembang seperti saat ini.
"Jadi, kalau pelanggan beli baju di Batik Kultur, di tag-nya akan ada cerita dari setiap para penjahit yang mengerjakan baju ini. Siapa namanya, bagaimana kehidupannya, anaknya berapa, dan lainnya," ungkapnya lagi.
Terkait dengan kolaborasinya dengan Tokopedia melalui Official Store yang ada dalam e-commerce tersebut, Dea mengatakan sangat senang, karena selama ini hanya menjual produknya dengan cara-cara tradisional.
Baca Juga: Unik, Bangku Tribun Stadion Manahan Solo Bermotif Batik Kawung
Nantinya, akan ada banyak koleksi eksklusif dari Batik Kultur yang dijual di Official Store Tokopedia, dengan kisaran harga Rp 450 ribu-800 ribu.
Akan ada satu desain terbaru setiap harinya di hari kerja dengan motif-motif batik dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Cirebon, Pekalongan, dan Sragen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Kelly Pearl Cream Gunanya untuk Apa? Ini Review, Manfaat, dan Status BPOM Terbarunya
-
Apakah Bedak Kelly Sudah BPOM? Simak Klaim Produk dan Review Penggunanya
-
Apa Itu BIB dalam Lari? Bukan Cuma Nomor Peserta, Ini Fungsi Pentingnya
-
Generasi Muda Belum Melek Finansial, Perempuan dan Disabilitas Hadapi Tantangan Lebih Besar
-
Sepatu New Balance Tanpa Tali Apa Saja? Ini 4 Pilihan yang Modis Lengkap Harganya
-
5 Shio yang Beruntung Hari Ini, Ada Peluang Rezeki dan Kemajuan Karier
-
Beda Pompa Air Biasa dan Pompa Booster, Jangan Salah Pilih untuk Rumah Anda
-
Apakah Bedak Tabur Marcks Aman untuk Kulit Berjerawat? Ini Klaim dan Kandungan 3 Variannya
-
Terpopuler: Pilihan Kulkas yang Dingin saat Mati Listrik, Cushion Wardah untuk Kulit Kering
-
5 Zodiak Paling Beruntung 23 Juni 2026, Taurus dan Virgo Diprediksi Ketiban Hoki