Suara.com - Kota Roma, Italia dikenal memiliki banyak monumen bersejarah sekaligus arsitektur menawan yang cocok digunakan sebagai latar belakang berfoto.
Namun, banyaknya spot bersejarah ini ternyata telah membuat beberapa turis berperilaku tidak pantas.
Di bulan Juli ini, pemerintah kota Roma pun mengumumkan bahwa mereka punya sanksi baru bagi turis yang mengotori atau merusak monumen bersejarah di kota.
Salah satunya adalah larangan turis melompat masuk ke dalam air mancur, juga larangan untuk berjalan-jalan di Roma sembari bertelanjang dada.
Meski begitu, aturan terpenting ada di Spanish Steps, sebuah anak tangga ikonik yang menghubungkan area Piazza di Sagna dan Piazza Trinita dei Monti.
Spanish Steps sendiri merupakan area yang populer di kalangan turis. Banyak yang sering duduk-duduk dan berfoto di tempat ini dengan latar belakang gereja Trinita dei Monti.
Karena dianggap mengganggu, Roma pun akhirnya meluncurkan aturan tegas bahwa turis dilarang duduk di tangga Spanish Steps atau mereka akan diminta membayar denda maksimal 400 euro (sekitar 6,3 juta rupiah).
Per Juli ini pun, polisi setempat sudah mulai memperingatkan turis dengan peluit dan meminta mereka untuk pindah ke tempat lain.
Aturan ini juga mendapat tanggapan baik dari warga Roma, yang menganggap bahwa monumen di sekitar mereka adalah karya seni yang harus dilindungi.
Baca Juga: Segafredo, Ngopi Khas Italia yang Autentik di Jakarta
"Warga Italia tidak melakukan itu. Aku tidak pernah duduk-duduk di Spanish Steps. Teman-temanku juga tidak pernah duduk di sana. Kami sangat menghormati kota kami. Kami tidak berdiri di atas tembok kuni, atau memasang gembok di jembatan."
Berita Terkait
-
Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah
-
20 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus Untuk Ibu-ibu Alat Rumah Tangga Murah
-
Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?