Suara.com - Open trip, 'paket liburan bareng' yang dilakukan bersama sekelompok orang asing ini kian digandrungi beberapa tahun belakangan.
Konon, sebab menghabiskan kocek lebih murah ketimbang liburan mandiri maupun private trip, paket liburan ini begitu populer hari ini.
Bahkan saking populernya, beragam open trip dengan harga miring dijajakan di media sosial.
Nahas, kepopuleran paket wisata ini juga dimanfaatkan sejumlah oknum tak bertanggung jawab. Tentu kita tidak asing dengan kasus tour leader Erwin yang meninggalkan rombongan wisatawannya di Maroko?
Hal ini bisa terjadi sebab beragam penawaran super murah dari agen perjalanan membuat tak sedikit wisatawan luput mencari tahu seluk beluk open trip yang ditawarkan.
Lantas bagaimana mencermatinya? Berikut Suara.com sajikan tips menghindari penipuan berkedok open trip.
1. Cermat memilih open trip
Terdapat begitu banyak penawaran open trip yang dijajakan secara online baik melalui media sosial maupun broadcast di aplikasi pesan.
Cermatilah bermacam penawaran lebih dari satu open trip, cari tahu harganya, ketahui seluk beluk trip organizer nya hingga kita yakin akan berlibur dengan satu paket open trip yang terpercaya.
Baca Juga: Duh, Mau Road Trip di Australia, 4 Bocah Ini Nekat Kabur dan Curi Mobil
2. Kritis ketahui seluk beluk open trip
Jangan mudah tergiur dengan penawaran paket wisata open trip berharga murah.
Traveler wajib kritis dan mengetahui detil open trip tersebut.
Kita dapat memastikan harganya, apakah cukup untuk berkeliling dengan rute open trip yang dimaksud?
Kita juga wajib menyimak itinerary-nya, jangan sampai agenda perjalanannya dipepatkan, hingga membuat kita mengalami kelelahan alih-alih menikmati perjalanan.
3. Tidak mudah tergoda dengan harga miring
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar