Suara.com - Menerbangkan drone di area wisata, bukan hanya menyoal mendokumentasikan liburanmu dengan cara berkelas dan terlihat so nowadays, sebab terdapat banyak aspek yang harus diperhatikan sebelum piranti canggih ini dapat mengudara.
Seperti halnya seorang pilot yang menerbangkan pesawat, demikian halnya menerbangkan drone, para penerbang harus taat peraturan agar tak merugikan diri sendiri dan orang lain.
Beberapa aturan menerbangkan drone tersebut dihimpun Suara.com di sini. Apa saja?
Pastikan peraturan di destinasi wisata setempat
Sebelum menerbangkan drone di area wisata, sangat penting untuk mengetahui aturan boleh-tidaknya drone diterbangkan di kawasan wisata setempat.
Seperti halnya di sebagian besar kawasan Washington dan Paris yang melarang drone terbang di langit kota mereka.
Agar tak salah kaprah, pastikan peraturan destinasi wisata setempat melalui map interaktif mereka dan deretan situs macam Airmap.io, FAA.gov, knowbeforeyoufly.org, maupun aplikasi B4UFLY.
Kantongi izin terbang
Di beberapa negara, macam Amerika Serikat, menerbangkan drone bukan perkara mudah. Kita terlebih dahulu harus mengantongi izin menerbangkan drone dari Federal Aviation Administration (FAA).
Sementara jika ingin menerbangkan drone di sekitar kawasan bandara, FAA mewajibkan kita untuk memastikan standar Low Altitude Authorization and Notification Capability setempat.
Membawa drone dalam pesawat
Saat hendak menggunakan drone di destinasi wisata tujuan, pastikan untuk menyiasati penyimpanan baterai di dalam kabin dan bagasi pesawat.
Bawalah baterai setengah terisi dalam drone yang dibawa ke kabin pesawat.
Sementara baterai cadangan yang tak terisi, simpan dalam bagasi pesawat.
Hormati kehidupan hewan liar dan masyarakat setempat
Tidak semua zona udara dapat disisiri drone, termasuk area privat orang lain.
Pun, habitat hewan liar yang sebaiknya tidak diganggu dengan kehadiran drone.
Jadilah penerbang drone yang santun ya!
Berita Terkait
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Awalnya Tak Percaya, Penjual Asal Kebumen Mendadak Menang Liburan ke New Zealand
-
Cara Pesan Tiket Shinkansen untuk Liburan di Jepang, Kini Bisa Lebih Praktis dari Indonesia
-
Bukan Cuma Minyak, Pusat Data AI Jadi Sasaran Empuk Rudal Perang AS - Iran
-
7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard