Suara.com - Seorang aktivis lingkungan berumur 16 tahun asal Swedia baru-baru ini terkena bully warganet. Alasannya sederhana, aktivis bernama Greta Thunberg tersebut menolak naik pesawat.
Greta Thunberg sendiri sudah lama dikenal sebagai aktivis yang mengampanyekan bahaya jejak karbon pesawat.
Karena kecintaannya pada lingkungan tersebut, Greta pun menolak untuk menggunakan pesawat dan memilih alternatif transportasi lain yang lebih ramah lingkungan.
Dilansir dari laman Boredpanda, saat ini Greta Thunberg diketahui tengah berlayar dari Plymouth, Inggris ke New York selama 2 minggu.
Pelayaran ini dilakukan Greta karena dirinya hendak menghadiri United Nations Climate Action Summit di New York. Pertemuan itu rencananya akan diadakan 23 September nanti.
"Akan selalu ada orang-orang yang tidak mengerti atau tidak mau menerima sains, dan aku akan mengabaikan mereka karena aku hanya ingin mengomunikasikan soal ilmu pengetahuan," ujar Thunberg mengenai orang-orang yang menolak pemanasan global.
Tak hanya itu, Greta menyatakan lewat akun Twitter-nya bahwa dia belum merasa mabuk laut dan berlayar dengan kapal kecil terasa seperti roller coaster.
Greta sendiri memang hanya memakai yacht sepanjang 18 meter. Kapal yacht ini bergerak memanfaatkan tenaga surya dan memiliki turbin bawah air.
Greta Thunberg juga berlayar bersama ayahnya Svante dan kapten Boris Herrmann.
Baca Juga: Hindari Limbah Kain, Industri Fesyen Kini Lirik Bahan Ramah Lingkungan
Aksi Greta ini pun menuai banyak pujian dari aktivis lingkungan lainnya. Meski begitu, banyak juga warganet yang malah membully gadis 16 tahun ini.
"Hai Greta, aku baru saja memesan penerbangan jarak jauh untuk keluargaku agar kami bisa menikmati matahari musim dingin di pantai saat Natal. Perasaan bersalah yang kurasakan: 0%," tulis seorang warganet.
"Ya Greta. Kami mendengar tapi tidak tertarik dengan apa yang kau katakan. Kami juga mendengar paduan suara para pendukungmu dan menertawai mereka."
"Kecelakaan yacht biasa terjadi di bulan Agustus..." tambah yang lain.
Meski demikian, Greta Thunberg sendiri mengaku tidak peduli dengan orang-orang yang mengkritiknya. Greta juga sudah terbiasa mengabaikan mereka.
Di sisi lain, banyak pendukung Greta Thunberg yang turut melayangkan cuitan demi mendukung aksi gadis 16 tahun ini dan menanggapi para pembully-nya.
Berita Terkait
-
Tips Memilih Power Bank yang Aman Dibawa Naik Pesawat, Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Nurul Sarifah, Aktivis Kpop4Planet yang Ukir Sejarah di National Geographic 33
-
Iwakum Kecam Teror terhadap Pegiat Medsos dan Aktivis: Bentuk Pembungkaman Kritik
-
Keras Kepala, Ibu Hamil Ini Bikin Emosi Penumpang Pesawat karena Tolak Diperiksa Kesehatan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Usai Tersandung Kasus Korupsi, BGN Gandeng Kejagung Kawal Tata Kelola MBG
-
Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?
-
Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong
-
Kasus Robert Alberts Belum Beres, Manajemen Persib Buka Suara Soal Sanksi FIFA
-
Bakal Pindah Kantor, Ini Daftar Lengkap OPD Pemkot Bogor yang Bergeser ke Pusat Baru
-
Orang Kaya Masih Nikmati Subsidi BBM, Bahlil Cari Cara Pangkas Kebocoran Ratusan Triliun
-
Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi
-
Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi
-
Catat Tanggalnya! D.O. EXO Bakal Sapa Fans Indonesia Lewat Tur Asia Terbaru
-
Pascabanjir Batang Toru, UI Dorong Pembangunan Kawasan Pegunungan Berbasis Sains