Suara.com - Satu produk kopi kekinian, yang disebut Coconut Caffe Latte, kini bisa dinikmati di The Harvest Express. Rasanya yang manis dan gurih langsung memanjakan lidah.
Jenis kopi yang satu ini memang salah satu andalan The Harvest Express, yang baru saja dibuka di L'avenue Office and Residence, Jalan Pasar Minggu Raya Kavling 16, Pancoran, Jakarta Selatan.
Rasanya tak sekadar manis, tapi juga gurih. Cocok ditemani dengan Long John, roti yang juga produk The Harvest Express. Long John merupakan roti panjang isi keju, yang berisi vla. Sama dengan Coconut Caffe Latte, Long John juga bercita rasa manis dan gurih.
Long John atau sajian pastry and bakery The Harvest Express lainnya bisa dinikmati dengan secangkir kopi pahit atau Kopi Kampung ala The Harvest Express, yang harganya Rp 12 ribu per gelas.
"Rata-rata produk kami tak mahal, sekitar Rp 12 ribuan," ujar Edison Manalu, CEO The Harvest Group, di Jakarta, Rabu (21/8/2019).
The Harvest Express sendiri memiliki sekitar 16 jenis minuman panas dan dingin, 22 jenis kue, dan 22 jenis cakes. Harganya pun ramah kantung dan ditujukan untuk anak-anak sekolah, mahasiswa, hingga officer.
Konsep Grab to Go
Demi memudahkan pelanggan untuk mendapatkan pilihan produk pastry, bakery, dan coffee-nya, The Harvest Express kini hadir dengan konsep "Grab to Go". Pelanggan bisa mendapatkan produk kualitas premium untuk dibawa pulang.
The Harvest Express Pancoran sendiri merupakan cabang ketiga setelah sebelumnya dibuka Gedung BNI dan Bursa Efek Jakarta (BEJ). Menurut Edison, hingga akhir tahun, pihaknya memproyeksikan 13 outlet The Harvest Express hadir di Jakarta.
"Target semua outlet adalah office crowd, yaitu para karyawan di kawasan perkantoran," tambahnya.
Baca Juga: Ingin Buka Kedai Kopi Kekinian, Ini Modal yang Perlu Disiapkan
The Harvest Express memiliki produk yang sama kualitasnya dengan The Harvest, yang selama ini sudah dikenal masyarakat. Sebanyak 54 store The Harvest kini sudah tersebar di seluruh Indonenesia.
Menurut Edison, The Harvest Express dihadirkan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, sehingga produk-produknya pun lebih dapat dinikmati semua kalangan.
Berita Terkait
-
Milenial Mau Buka Usaha Kopi? Simak 4 Tips dari Merry Riana
-
Melirik Potensi Bisnis Coffee to Go, Modalnya Mulai Rp 5 Jutaan
-
Terus Memikat Pencinta Kopi, Ini Rahasia Kopi Sagaleh Jaga Citarasa
-
5 Kopi Favorit Milenial Hilangkan Rasa Lelah Versi Kuliner Online
-
Kopi Susu Kekinian Jadi Tren, Kopi Indonesia Kian Naik Daun
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
7 Gaya Glamor Istri Gubernur Kaltim Sarifah Suraidah, Style Ala Noni Belanda Disorot
-
Gubernur Kaltim dari Partai Apa? Disorot karena Polemik Mobil Dinas Rp8,5 M
-
5 Cushion yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat untuk Semua Jenis Kulit, Hasil Tidak Dempul
-
8 Golongan Penerima Zakat Mal, Tidak Hanya Fakir Miskin
-
Minta Mobil Dinas Rp8,5 M, Intip Harta Kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Masud dan Istri
-
Apakah CPNS Dapat THR Lebaran 2026? Begini Aturan Resminya
-
7 Olahraga yang Cocok Dilakukan saat Puasa agar Tetap Bugar
-
Apa Hukumnya Ikut Tarawih tapi Belum Salat Badiyah Isya? Ini Kata Buya Yahya
-
20 Link Beli Amplop Lebaran Unik di Shopee: Harga Murah, Isi Banyak
-
Hotman Paris Desak Status WNI Dwi Sasetyaningtyas LPDP Dicabut, Apa Dampaknya?