Suara.com - Di balik kesuksesannya memuncaki tangga lagu Amerika Serikat, Billie Eilish rupanya pernah berperang melawan gangguan body dysmorphia disorder atau BDD.
Seperti dilansir dari laman Web MD, body dysmorphia disorder adalah gangguan mental yang membuat seseorang merasa cemas atas kekurangan tubuhnya.
Orang dengan gangguan ini melihat diri mereka sangat jelek. Akibatnya, mereka jadi tidak percaya diri, menghindari sosialisasi atau melakukan operasi plastik demi memperbaiki penampilan mereka.
Dalam sebuah wawancara dengan Rolling Stone, penyanyi 17 tahun itu menceritakan perjuangannya melawan body dysmorphia.
Ia menceritakan bahwa semua gangguan itu berawal saat ia menjadi penari dan melihat banyak gadis yang menurutnya cantik di sekolah.
Kondisi pun bisa memburuk, terlebih saat menari ia harus menggunakan pakaian yang sangat kecil.
"Aku tidak percaya diri. Aku tidak bisa bicara atau menjadi orang normal. Ketika aku memikirkannya atau melihat foto-fotoku waktu itu, aku tidak bisa menerima siapa aku," ujarnya.
"Dan aku tidak pernah merasa nyaman dengan pakaian yang benar-benar kecil. Aku selalu khawatir dengan penampilanku. Itu adalah puncak dari body dysmorphia. Aku sama sekali tidak bisa melihat ke cermin," tambah Billie Eilish.
Sebuah studi menunjukkan bahwa gangguan body dysmorphia ini dialami sekitar 5-10 juta orang di Amerika Serikat.
Baca Juga: Cantiknya Kian Misterius, Billie Eilish Pakai Kalung Rp 4 Miliar di Kepala
Dengan tingginya angka itu, kasus body dysmorphia hampir sama atau mungkin lebih banyak dari gangguan kompulsif disorder atau OCD.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
LDK PPI Tiongkok Region Utara 2026 Cetak Pemimpin Berjiwa SATSET
-
7 Ide THR Lebaran 2026 Selain Uang untuk Keponakan, Edukatif dan Bikin Makin Kreatif
-
Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri
-
Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Apa Itu Lemomo? Platform E-commerce Blind Box yang Mulai Ramai di Indonesia
-
16 Maret 2026 Tarawih Malam ke Berapa? Ini Keutamaannya
-
Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja
-
4 Cara Menjawab Pertanyaan Sensitif saat Kumpul Lebaran Tanpa Bikin Suasana Canggung
-
4 Cara Balas Ucapan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum saat Lebaran 2026