Setiap kali menabung, Anda juga dapat sembari mengingatkannya dan terus menyemangatinya melakukan hal tersebut. Misalnya, Anda bisa berkata, “Kalau kamu sedikit demi sedikit menyimpan uang di celengan, lama-lama uangnya akan semakin banyak, dan bisa untuk membeli apa yang kamu mau.”
3. Mengajari anak untuk bersyukur
Mengajari anak untuk hidup hemat ternyata juga harus melibatkan perilaku baik lainnya, yakni bersyukur. Bersyukur melatih anak untuk menghargai apa yang ia miliki. Dengan begitu, si kecil tidak akan berlebihan dalam meminta, membeli, atau menggunakan sesuatu.
Rasa syukur bisa Anda latih dengan dengan perbuatan kecil dalam kehidupan sehari-hari, seperti berdoa, menjaga benda yang dimiliki agar tidak rusak, dan bersedekah.
4. Menjauhkan anak dari sikap manja
Selain bersyukur, melatih anak untuk berusaha keras mendapatkan sesuatu juga bisa membiasakan anak untuk hidup hemat. Bagaimana bisa?
Anak-anak biasanya menginginkan sesuatu untuk dimiliki, contohnya mainan. Jika ia menginginkan mainan baru, Anda mungkin saja menurutinya dengan mudah. Namun, terus menurutinya akan membuat ia manja. Begitu juga dengan memberikan hadiah pada anak secara berlebihan.
Sikap manja dan berlebihan ini bisa mengantarkan anak pada sikap boros. Sebaliknya, Anda perlu membiarkan anak untuk berusaha lebih dahulu dengan menyisihkan uang jajannya.
Sementara dalam memberikan hadiah, pastikan bahwa ini dilakukan untuk memotivasi anak pada hal yang lebih baik.
Baca Juga: 4 Vitamin dan Mineral Ini Sangat Penting untuk Ibu Hamil, Catat Ya!
5. Jelaskan bahwa hidup hemat itu mencakup banyak hal
Hidup hemat tidak hanya soal uang. Hidup hemat dapat meliputi banyak hal dan Anda perlu memberitahukan hal ini pada anak.
Contohnya, tidak berlebihan dalam menggunakan air atau listrik. Mengajari anak untuk hidup hemat tentu membuatnya tidak lagi bermain-main air keran atau membiarkan lampu kamarnya menyala sepanjang hari.
Dengan mempelajari semua itu, anak tentu akan lebih mahir untuk mengatur uang yang dimilikinya. Selain itu, anak juga tidak akan bersikap boros dalam menggunakan sesuatu.
Dimulai sejak dini, perilaku menabung dan hidup hemat akan tertanam dalam dirinya hingga dewasa. Coba tips di atas ajarkan anak mulai menabung juga tidak kalah penting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional