Suara.com - 4 Vitamin dan Mineral Ini Sangat Penting untuk Ibu Hamil, Catat Ya!
Tak hanya gizi, janin juga membutuhkan vitamin yang mineral untuk tumbuh dan berkembang menjadi bayi yang sehat.
Selain dari makanan, ibu hamil biasanya juga diminta untuk mengonsumsi suplemen vitamin sebagai pelengkap dalam diet Anda.
Para ahli kesehatan dan dokter setuju, mengonsumsi makanan sehat dan beragam adalah cara terbaik untuk mendapatkan vitamin dan mineral yang diperlukan janin Anda pada masa kehamilan.
Meski begitu, tubuh Anda mungkin saja tetap kekurangan nutrisi-nutrisi utama yang diperlukan janin untuk bisa bertumbuh secara maksimal. Itulah sebabnya sebagian suplemen dan vitamin ibu hamil diperlukan untuk mengisi kekosongan tersebut.
Nah, dilansir dari Alodokter, berikut ini vitamin dan mineral yang penting dikonsumsi ibu hamil.
Asam Folat
Asam folat yang cukup diperlukan untuk mencegah terjadinya neural tube defect (NTD), yaitu cacat pada sistem saraf bayi. NTD biasanya mulai berkembang pada 28 hari pertama setelah pembuahan. Pada masa itu, kebanyakan wanita bahkan belum menyadari bahwa mereka hamil.
Karena itulah bagi para wanita yang sedang berupaya mendapatkan anak atau menjalani program kehamilan, sangat disarankan untuk mengonsumsi 400-800 mikrogram asam folat setiap hari sampai kehamilan mencapai usia 3 bulan.
Baca Juga: Ibu Hamil Minum Obat Kedaluwarsa, Adakah Efeknya untuk Kandungan?
Anda bisa mendapatkan asam folat alami dari makanan yang Anda konsumsi, seperti sayuran hijau, sereal atau gandum, kacang-kacangan, dan jeruk. Tetapi asam folat dalam bentuk suplemen atau tablet lebih mudah diserap oleh tubuh. Karena itulah, meskipun pola gizi seimbang sudah tercukupi, suplemen asam folat tetap diberikan bagi ibu hamil untuk mencukupi kebutuhan nutrisi penting ini.
Vitamin D dan Kalsium
Ibu hamil atau mereka yang sedang menyusui, disarankan untuk mengonsumsi 10 mikrogram vitamin D dan 1.000 mg kalsium tiap hari. Vitamin D dan kalsium sangat berperan dalam kesehatan tulang dan gigi. Ibu hamil membutuhkan vitamin D dan kalsium lebih selama masa kehamilan untuk menunjang pertumbuhan tulang bayi.
Kekurangan vitamin D membuat anak-anak rentan untuk mengalami pertumbuhan tulang yang abnormal. Kalsium juga sangat dibutuhkan oleh para ibu hamil. Kalsium yang dikonsumsi ibu hamil akan digunakan janin untuk membentuk tulang.
Kalsium dapat ditemukan di makanan seperti tahu, tempe, kacang merah, susu kedelai, susu, keju, yogurt, sayuran berdaun hijau, sardin, salmon, dan kacang-kacangan.
Anda juga bisa mendapatkan vitamin D secara alami dari ikan seperti salmon dan sarden, telur, dan daging. Berjemur di bawah sinar matahari juga merupakan sumber vitamin D terbaik bagi tubuh Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius