Suara.com - "Hitung mundur gerus tepian. Hingga hunian tinggal lautan. Memanaskan dunia. Mencair di utara. Kita di ujung masa," penggalan lirik 'Guna Manusia' dari Barasuara tersebut agaknya related dengan kondisi sekarang terkait perubahan iklim dan pemanasan global.
Salah satu dampak nyata dari perubahan iklim dan pemanasan global adalah naiknya permukaan air laut.
Tak main-main, naiknya permukaan air laut ini berpengaruh langsung pada beberapa kota di dunia yang mulai tenggelam.
Beberapa kota tenggelam tersebut disebabkan karena letaknya yang di daerah pesisir, sementara sisanya tenggelam karena proses pemompaan air tanah yang berlebihan.
Jika tidak ditanggulangi, maka bukan tidak mungkin kota-kota ini nanti akan tenggelam sepenuhnya di masa depan.
Dilansir dari laman Insider, inilah deretan kota yang terancam tenggelam akibat perubahan iklim dan bisa saja lenyap selamanya.
1. Jakarta, Indonesia
Jakarta merupakan salah satu kota yang terancam lenyap akibat tenggelam. Saat ini pun, Jakarta sudah tenggelam 6,7 inci atau 17 cm per tahunnya karena pemompaan air tanah.
Jika tidak ditanggulangi, Jakarta diperkirakan akan tenggelam sepenuhnya pada tahun 2050 nanti.
Baca Juga: Menjadi Lokasi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini 5 Fakta Kalimantan Timur
2. Houston, Texas
Sama seperti Jakarta, kota Houston di Texas juga terancam tenggelam karena proses pemompaan air tanah. Hal ini menyebabkan perubahan tekanan dan volume tanah, sehingga daerah Houston pun lama-lama tenggelam.
Houston tenggelam sekitar 5 cm per tahunnya. Tak cuma banjir, hal ini pun menyebabkan Houston lebih rentan terhadap bencana badai.
3. Dhaka, Bangladesh
Bangladesh hanya berkontribusi sebesar 0,3 persen terhadap emisi global. Mirisnya, kota Dhaka di Bangladesh malah terancam tenggelam karena pemanasan global.
Pada tahun 2050 mendatang, diperkirakan sebanyak 17 persen dari kota ini akan tenggelam dan 18 juta orang kehilangan rumahnya.
Berita Terkait
-
Baru Sebulan Pascabencana Mematikan, Izin Tambang Andesit Terbit di Kawasan Hulu Sumbar
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Sisa Material Banjir Bandang Masih Selimuti Kawasan Muara Batang Kuranji
-
97 dari 104 Pertandingan Piala Dunia 2026 Akan Dilanda Cuaca Panas, Rusak Tempo Bermain
-
Telkomsel Ungkap 361 BTS Sudah Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah 1448 H: Arab, Latin, hingga Waktu Terbaik Membacanya
-
Lirik Lagu Menteri Durmagati dan Maknanya, Karya Satir Politik dari Grup Musik Ponorogo
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
-
Kapan 1 Muharram 1448 H? Ini Tanggal Pastinya Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
5 Warna Lipstik yang Tidak Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Sawo Matang
-
6 Kandungan Moisturizer yang Ampuh Mencerahkan Kulit, Cek sebelum Beli
-
Cari Sunscreen Mengandung Kolagen? Ini 4 Pilihan yang Harganya Mulai Rp30 Ribuan
-
Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
-
Jumat Kliwon Weton Tulang Wangi atau Bukan? Simak Penjelasan Om Hao Jelang Malam 1 Suro