Suara.com - Wahana ekstrem seperti roller coaster biasanya lebih mengandalkan kecepatan, tikungan tajam, dan lereng curam untuk menaikkan adrenalin penumpangnya.
Tapi lain halnya dengan wahana SkyCycle yang ada di kota Okayama, Jepang. Sebuah roller coaster dibuat dan dioperasikan dengan cara dikayuh oleh pengendaranya, sehingga mungkin layak disebut sebagai roller coaster paling lambat di dunia. Ya, karena kecepatannya memang sangat bergantung pada seberapa cepat si pengendara mampu mengayuhnya.
Tidak ada lereng curam atau tikungan tajam pada roller coaster ini. Meski begitu, wahana ini dijamin tetap mampu memberikan rasa ngeri kepada penikmatnya.
Menaiki wahana yang harus dinaiki secara tandem ini, dijamin akan membuat jantung Anda berdetak kencang, menyampaikan perasaan bahaya dan ketidakpastian.
Parahnya lagi, angin kencang juga bisa membuat wahana ini semakin terasa menakutkan. Ditambah, tidak adanya pagar pengaman atau apa pun selain sabuk pengaman yang melingkar di pinggang Anda.
Dilansir dari Oddity Central, wahana roller coaster SkyCycle ini terletak di sebuah bukit yang tertutup tanaman hijau, di taman hiburan Washuzan Highland di Okayama, Jepang.
Dan kalau Anda cukup berani untuk membuka mata selama mengayuh, wahana tersebut dijamin akan membuat Anda terkesima karena menyajikan pemandangan yang sangat indah dari ketinggian sekitar 50 kaki. Sepanjang trek, Anda dapat melihat pemandangan hijau kota Okayama yang menawan serta lautan dan jejeran pulau cantik di Laut Seto Inland. Belum lagi Anda juga disuguhkan dengan pemandangan Jembatan Besar Seto yang eksotis.
Wahana ini sendiri terletak di area wisata Washuzan Highland dan beroperasi dengan durasi kurang lebih selama tiga menit. Meski sebentar, tetapi dijamin terasa seperti dibuat deg-degan seumur hidup. Anda berani coba?
Baca Juga: Wanita Hobi Bersepeda Rentan Kesulitan Orgasme, Ini Hasil Studinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin