Suara.com - Umumnya, danau terbentuk akibat proses alam yang terjadi sejak ribuan tahun silam. Kendati demikian, ternyata ada pula danau yang sengaja dibuat oleh manusia lo.
Inilah dia Danau Salton Sea di California, Amerika Serikat. Mendengar namanya saja, Anda pasti sudah menduga bukan, bahwa danau ini berisi banyak garam di dalamnya?
Dihimpun Suara.com dari berbagai sumber, Jumat (6/9/19), usut punya usut, Danau Salton Sea ini terbentuk akibat kelalaian manusia.
Danau buatan seluas 1.360 kilometer ini awalnya dikembangkan sebuah perusahaan di California untuk dijadikan kanal.
Di tahun 1900 kanal tadi sebenarnya akan digunakan untuk mengairi Kota Salton dari Sungai Colorado demi mengatasi kekeringan.
Tetapi, tahun 1905 mendadak terjadi hujan lebat bercampur salju mencair di wilayah Pegunungan California.
Alhasil, Sungai Colorado meluap dan menimbulkan banjir cukup besar pada waktu itu.
Banjir berhenti pada 1907, namun sebagian Kota Salton telah terendam air dan membentuk danau.
Tak disangka, banyak wisatawan yang penasaran dan ingin melihat Danau Salton Sea lebih dekat.
Baca Juga: Gara-gara Ulah Instagrammers, Taman Bunga di California Ini Tutup
Pada tahun 1950-1960, danau ini sempat menjadi salah satu destinasi wisata populer di Amerika Serikat.
Memiliki pemandangan indah, saat banjir, danau tersebut terisi berbagai jenis ikan yang siap untuk dipancing oleh wisatawan.
Tidak berlangsung lama, rupanya ekosistem danau tersebut tak dapat bertahan secara berkelanjutan.
Kandungan air tawar di Danau Salton Sea menipis menurut penelitian Badan Survei Geologi Amerika Serikat.
Belum lagi, kondisi danau semakin parah usai digunakan sebagai tempat pembuangan limbah pada tahun 1928.
Akibatnya, danau menjadi sangat kotor dan masih digunakan untuk membuang limbah hingga saat ini.
Berita Terkait
-
Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M
-
IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika
-
Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini
-
Dubes Dipanggil Amerika Usai PM Malaysia Berani Tolak Israel, Menlu: Kami Tak Akui Rezim Zionis
-
Tak Sekadar Peragaan Busana, IFW 2026 Ajak Wisatawan Jelajahi Seni dan Kuliner Jakarta
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!