Suara.com - Beberapa waktu yang lalu, Meghan Markle diketahui sedang berada di Roma bersama Pangeran Harry untuk menghadiri pesta pernikahan sahabatnya, Misha Nonoo. Kunjungannya di Roma ternyata meninggalkan jejak kontroversial yang cukup heboh.
Dilansir dari Cosmopolitan, gaya hidup mewah dikritik kembali setelah ketahuan menginap di hotel mewah seharga puluhan juta per malamnya.
Hotel Vilon yang berlokasi di pusat kota di Roma memiliki tarif yang cukup tinggi sekitar Rp21 jutaan semalam dan pasangan Duke dan Duchess of Sussex diperkirakan menghabiskan dua malam disana.
Menurut penduduk setempat, pasangan kerajaan yang baru dikaruniai satu putra ini tiba di hotel pada Kamis (19/9/2019). Pada hari Sabtu (21/9/2019), keduanya menghadiri pernikahan Misha Nonoo yang dilangsungkan secara mewah dan bertabur bintang. Meghan Markle tampak mengenakan gaun hitam transparan keluaran Valentino.
Sekali lagi, pilihan bajunya ini mengundang kontroversi. Meghan dianggap tidak etis menggunakan warna hitam untuk menghadiri undangan pernikahan.
Fashion stylist asal Inggris, Lucas Armitage sebenarnya sudah paham jika Meghan selalu mengandalkan warna gelap dalam berbagai situasi, tapi warna hitam untuk pesta pernikahan adalah pilihan paling buruk.
"Tamu pernikahan biasanya menghindari warna hitam. Seperti diketahui, Meghan bukan orang yang suka dengan etika, ini mengejutkan," ucap Lucas menyoroti gaun ratusan juta yang dipakai Meghan.
Warga Inggris juga menilai gaya hidup mewah sudah tak dapat ditolerir lagi. Februari lalu, Meghan menyewa hotel mewah di New York untuk menyelenggarakan baby shower dan dia diperkirakan menghabiskan Rp1 miliar per malam untuk menyewa hotel itu.
Ketika berlibur ke Ibiza beberapa waktu lalu, keduanya juga menikmati fasilitas hotel mewah yang terkenal dengan tempat bermainnya para miliuner dunia.
Baca Juga: Bukan Keturunan Bangsawan, Begini Gaya Hidup Mewah Princess Violago
Mereka juga pergi liburan dengan jet pribadi dan poin terakhir inilah yang membuat Pangeran Harry sangat disorot karena dianggap tak konsisten dengan kampanye yang sering ia gaungkan, yaitu isu lingkungan hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026
-
Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi
-
Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!
-
Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160
-
Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya
-
Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia
-
Pesta Rakyat Saloka Rayakan HUT ke-81 RI Bersama Warga dan Pengunjung
-
2 Pekerja Migran Korban Kecelakaan Kapal Ditemukan Tewas di Perairan Rupat