Suara.com - 5 Etika Berpakaian yang Harus Diperhatikan Meghan Markle saat Royal Tour
Duke dan Duchess of Sussex melakukan royal tour ke Afrika Selatan selama dua minggu. Selain menarik perhatian karena keduanya mengajak buah hati mereka, Archie Harrison, publik juga turut memperhatikan apa yang dikenakan Meghan Markle selama kunjungannya kali ini.
Dilansir dari Hello Magazine, dalam setiap kunjungannya ke berbagai negara, setiap Duchess memiliki aturan gaya yang harus dipatuhi. Tentu saja, mantan aktris Hollywood ini tak mungkin menggunakan rok mini dan rambut ungunya yang biasa.
Jadi pakaian seperti apa saja yang diizinkan untuk digunakan Meghan Markle dalam kunjungannya ini? Dan apa saja yang sudah ia gunakan? Lucy Hume, Associate Director ahli etiket Debrett, memberikan pandangannya.
1. Pakaian malam
"Sejauh yang diketahui Debrett, tidak ada buku aturan resmi keluarga kerajaan tentang kode pakaian, meskipun umumnya dianggap ada. Oleh karena itu, kode pakaian standar akan berlaku, yakni white tie (setelan jas) dan gaun malam formal panjang penuh untuk makan malam kenegaraan, pakaian santai, dan gaun koktail untuk acara malam yang lebih informal," kata Lucy.
2. Pada acara siang hari
Meghan adalah profesional di siang hari. Dia terlihat anggun, sering memadukan kemeja dan blazer ramping dengan celana panjang dan hak tinggi yang elegan. Dia juga menyukai gaun klasik namun modern.
Lucy mengungkapkan bahwa kode berpakaian standar untuk siang hari di tur kerajaan adalah 'kasual pintar', yang cocok dengan Meghan dengan sempurna.
Baca Juga: Kunjungi Masjid di Afrika Selatan, Meghan Markle Tampil Cantik Berkerudung
3. Tentang budaya lokal
Mendiang Putri Diana, Duchess Kate dan sekarang Duchess Meghan semua menghormati negara tuan rumah mereka melalui mode di masa lalu, dan kita semua berharap untuk melihat hal ini lebih banyak dari Meghan di Afrika Selatan ini. Misalnya, biasanya wanita kerajaan akan mencocokkan bagian dari ansambel mereka dengan warna bendera negara.
"Dari sudut pandang Debrett, etiket adalah kesadaran, dan penghormatan terhadap seperangkat harapan masyarakat atau kelompok budaya, oleh karena itu, ini tidak diragukan lagi akan menjadi pertimbangan utama bagi Duchess of Sussex ketika dia sedang mempersiapkan kedatangannya," ungkap Lucy.
Dia menambahkan, anggota keluarga kerajaan juga dapat memilih untuk mendukung desainer dari negara tuan rumah mereka sebagai penghormatan terhadap budaya mereka, sesuatu yang sering kita lihat terutama di antara anggota keluarga kerajaan yang lebih muda.
4. Tentang iklim
"Cuaca dan aktivitas yang akan dia ikuti sementara dia di sana juga akan diperhitungkan," kata Lucy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi