Suara.com - Pasangan Kerajaan Inggris, Meghan Markle dan Pangeran Harry, kembali menjadi perhatian publik selama menggelar royal tour di Afrika. Keikutsertaan bayi Archi pun tak luput dari sorotan.
Salah satu yang menjadi agenda penting Meghan Markle dan Pangeran Harry di Afrika adalah melakukan beragam kegiatan sosial.
Melansir Today, Meghan Markle diketahui juga sempat mengunjungi Mothers2Mothers di Cape Town, Afrika Selatan. Itu adalah sebuah yayasan sosial yang memberikan pendampingan dan pelatihan kepada para perempuan Afrika pengidap HIV untuk dijadikan pekerja kesehatan.
Dalam kunjungannya, The Duchess of Sussex terlihat begitu antusias dalam sesi obrolan hangat bersama para mentor. Nah, saat berpamitan, dia menyerahkan dua tas berisi sejumlah baju yang pernah dikenakan bayi Archie.
Ya, Meghan Markle ternyata menyumbangkan baju bekas sang anak untuk amal melalui yayasan tersebut.
"Kupikir dengan semangat komunitas ini, akan indah rasanya jika dapat berbagi beberapa barang dari rumah kami," ujar Meghan Markle.
Meghan Markle juga mengatakan bahwa dirinya membawa beberapa pakaian anaknya yang sudah tidak muat lagi. Ada juga baju-baju yang pernah dipakai anak teman-temannya. Tentunya, baju-baju yang disumbangkan masih sangat layak pakai.
Sementara itu, momen kunjungan Meghan Markle di Mothers2Mothers juga diunggah akun Instagram @sussexroyal, belum lama ini.
"Sangat penting bagi kami untuk dapat saling berbagi dan mendukung satu sama lain. Jadi kamu ingin membagikan sesuatu dari rumah kami kepada masing-masing dari Anda," ungkap Meghan Markle.
Baca Juga: Gemas, Ini Panggilan Sayang Meghan Markle untuk Bayi Archie
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan