Suara.com - Perjalanan Familiarization Trip Travel Agent/Tour Operator Oman di Danau Toba semakin seru saja, pada Sabtu (28/9/2019). Berbagai aktivitas dilakukan, mulai dari tracking hingga membakar kambing.
Destinasi pertama yang dikunjungi peserta adalah Bukit Holbung, di Hariarapohan, Kecamatan Harian, Kabuaten Samosir. Bukit Holbung dikenal juga sebagai Bukit Teletubbies, sebab terlihat hijau dengan hamparan rumput.
Untuk sampi di puncak, pengunjung harus sedikit tracking. Tapi tidak perlu khawatir, karena jalurnya ringan dan hanya sekitar 10 menit perjalanan.
Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, Bukit Holbung memberikan pengalaman berbeda buat peserta famtrip.
"Bukit Holbung termasuk destinasi baru. Destinasi yang sedang mencuri perhatian di media sosial. Kita arahkan peserta famtrip ke tempat ini agar mereka bisa melihat keindahan Danau Toba dari puncak Holbung. Pengalaman yang akan susah mereka lupakan," papar Nia.
Salah saeorang peserta, Ismail David Mujahid, mengaku sangat terkesima dengan pemandangan Danau Toba dari Bukit Holbung.
"Wow, luar biasa. Indah sekali. Suatu saat saya harus kembali ke sini. Saya akan datang lagi," tutur Ismail, warga Amerika yang tinggal dan bekerja di Oman.
Dari Bukit Holbung, perjalanan dilanjutkan ke Air Terjun Efrata. Destinasi ini tidak kalah indahnya. Tidak seperti air terjun lain, Efrata tidak susah untuk dicapai.
Sudah ada jalur tracking yang representatif. Jarak dari tempat peserta turun mobil hingga ke bawah air terjun juga singkat, sekitar 5 hingga 7 menit. Waktu yang singkat untuk menikmati indahnya air terjun berlapis di Efrata.
Baca Juga: Jadi Magnet Wisata Belanja, Kemenpar Ingin Indonesia Great Sale Rutin
Bagian paling seru dari trip hari ini adalah malam hari. Tidak seperti kebanyakan famtrip, kali ini TA/TO asal Oman itu membuat sendiri makanan untuk santap malam.
Menu yang mereka pilih adalah memanggang kambing. Para peserta mengolah sendiri bumbu dan salad pendukungnya. Mereka juga membakar daging-daging kambing yang mereka potong.
Setelah itu, dengan ramah para peserta ini mengajak semua yang ada di sekitar untuk mencicipi menu yang biasa mereka makan di negaranya.
Menurut Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional III Kemenpar, Sigit Witjaksono, hal seperti ini biasa dilakukan warga Oman.
"Hal seperti ini lazim mereka lakukan. Apalagi jika lokasinya mendukung seperti di Bandung, Puncak dan Danau Toba. Cuaca di sekitar Danau Toba ini dingin, makanya mereka berinisiatif menggelar makanan itu," papar Sigit.
Bat Menteri Pariwisata Arief Yahya, sebagai destinasi super prioritas, Danau Toba harus ramah terhadap semua pengunjung.
"Danau Toba adalah satu dari lima destinasi super prioritas di Indonesia. Destinasi yang diharapkan bisa mendatangkan banyak wisatawan. Termasuk wisatawan mancanegara. Untuk itu, Danau Toba harus ramah terhadap semua wisatawan dari berbagai negara. Agar mereka betah dan length of staynya jadi panjang," paparnya.
Berita Terkait
-
Kirab Budaya Malang Beach Festival 2019 Ramaikan Kepanjen
-
Sipiso Piso dan Danau Toba Membuat Peserta Famtrip Asal Oman Kagum
-
4 Rekomendasi Wisata Alam Populer di Medan, Eksotisnya Bikin Betah
-
Wisatawan dari Oman Mengeksplorasi Aceh dan Medan
-
Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Indonesia Mengadakan Pameran di Thailand
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
6 Weton yang Berpotensi Kaya Raya, Sukses dan Hoki Sepanjang Hidup
-
Kesadaran Lingkungan Meningkat, Generasi Muda Mulai Ubah Cara Belanja dan Gaya Hidup
-
Update Harga HP OPPO Juni 2026: Banyak Diskon untuk Seri Flagship hingga Entry-Level
-
Terpopuler: Sepatu Jalan Kaki Lokal hingga Cushion Tidak Luntur yang Banyak Dicari
-
Bedak Padat Marina Boleh Dipakai Mulai Umur Berapa? Remaja Wajib Tahu Biar Wajah Gak Jerawatan
-
4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
-
Tak Sekadar Daur Ulang: Get Plastic Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar dan Listrik Konser
-
Cushion Avoskin Berapa Harganya? Intip Kelebihan, Pilihan Shade, dan Ulasan Jujur Pengguna
-
Parfum Aquatic Wangi Apa? Ini 3 Rekomendasi Lokal Terbaik Lengkap dengan Review
-
Apa Itu Marshall dalam Lari dan Berapa Gajinya? Jangan Kaget Kalau Diperingatkan