Suara.com - Anda hobi minum kopi sembari berbincang dengan rekan kerja atau keluarga di sebuah kafe? Nah, perlu Anda ketahui bahwa hari ini, 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kopi Internasional lho.
Perayaaan tahunan ini diadakan untuk meningkatkan kepedulian kita terhadap petani kopi dan merayakan kenikmatan minuman kopi.
Sejarah singkat perayaan ini pertama kali diperingati pada tahun 2015 di negara Milan.
Namun sebelumnya, hal ini telah disepakati terlebih dahulu berdasarkan sidang International Coffee Organization (ICO) pada bulan Maret tahun 2014.
Pada Hari Kopi Internasional, banyak orang berkampanye tentang bagaimana perdagangan kopi yang adil serta kesejahteraan para petani kopi.
Kini telah ada 77 negara serta 24 asosiasi kopi yang tergabung dalam ICO.
Hari Kopi Internasional ini seiring berjalannya waktu juga menjadi ajang untuk mempromosikan berbagai jenis kopi Nusantara
Mulanya, bangsa Arab sempat melakukan monopoli terhadap perdagangan biji kopi.
Namun, memasuki abad ke-17 banyak orang Eropa yang mulai mengembangkan perkebunan kopi.
Baca Juga: Cita Rasanya Mendunia, 5 Jenis Kopi Indonesia Ini Populer di Luar Negeri
Hingga pada akhirnya budidaya kopi tadi tersebar ke sejumlah negara.
Indonesia sendiri memulai sejarah kopi pada tahun 1969. Kala itu, Belanda membawa kopi dari wilayah Malabar, India menuju Pulau Jawa.
Lantas, orang Belanda membudidayakan tanaman kopi di kawasan Kedawung, yakni perkebunan yang letaknya tak jauh dari Batavia.
Tetapi siapa sangka, budidaya kopi tadi gagal akibat diterpa banjir dan gempa bumi.
Kemudian tahun 1907, Belanda kembali mendatangkan kopi jenis lain yakni Robusta.
Sampai saat ini di perkebunan, hanya kopi berjenis Robusta-lah yang mampu bertahan pada dataran rendah.
Berita Terkait
-
QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Hadapi Kamboja Malam Ini, Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk John Herdman Putar Otak
-
Prahara Pulau Emas, Rekam Jejak Bencana Sumatra dalam Bingkai Foto
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim