Suara.com - PNS di Australia Dipecat Setelah Kerap Pipis di Teko Kantor
Seorang pegawai negeri sipil Australia telah melakukan suatu tindakan di luar nalar, di mana ia ketahuan pipis di teko kantor. Hal ini membuat dia kehilangan pekerjaannya.
"Investigasi menyeluruh menemukan bahwa seseorang telah bersalah dan karyawan ini telah diberhentikan dari departemen," kata juru bicara departemen kepada AAP.
Seperti dilansir Metro, rekan-rekan sekantornya mengaku jika merasa khawatir akan ada darah dalam pipis (urin) yang juga tertinggal di teko kantor.
Untungnya, tes yang dilakukan pada cairan dalam teko menyimpulkan bahwa tidak ada darah di dalam sana. Itu hanya urin.
Perlu waktu satu tahun untuk proses investigasi ini selesai, di mana, lelaki tersebut pipis di teko pada bulan Maret 2018, namun, ini semua baru terbukti pada bulan Juli 2019.
Hal tersebut membuat seluruh rekan-rekannya khawatir, apakah kebiasaan tersebut berlangsung selama satu tahun penyelidikan atau tidak. Sayangnya, tidak dijelaskan apa motif lelaki tersebut buang air kecil di teko kantornya.
Tapi, tetap saja, itu cukup menjijikan bukan?
Baca Juga: Bule di Bali Pipis Sambil Berbaring di Emperan, Warganet Ngamuk
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kusutnya Timnas India Calon Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Ekshumasi Jasad Sutrimo Digelar 12 Agustus, Kasus Naik ke Penyidikan Dugaan Pembunuhan
-
Di Tangan Nyoman Nadiana, Tradisi Garam Desa Les Terus Hidup dan Lekat dengan Masyarakat
-
432 Saksi di Kasus Haji, Pengacara: Tak Ada yang Bilang Gus Yaqut Terima Aliran Uang
-
Petani Jateng Mulai Beralih ke Pompa Tenaga Surya, Hemat Biaya Produksi
-
6 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut yang Cocok untuk Rambut Rontok Parah
-
Persija Dapat Pesaing Berat, Klub Liga Champions Juga Minati Justin Hubner
-
Gus Yaqut Ingin Seluruh Kuota Tambahan Haji 2023 untuk Reguler, tapi Ditolak DPR
-
Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia
-
Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Periksa 16 Saksi dari BGN hingga Swasta