Suara.com - Restoran Korea di Indonesia yang terus tumbuh dan tak pernah sepi pengunjung, mendorong pemerintah Korea untuk semakin gencar mempromosikan aneka produk makanan Korea bagi masyarakat di Indonesia.
Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corp. (aT) bersama Kementerian Urusan Pertanian, Pangan, dan Pedesaan Korea; menggelar program "Discover Your K-Food" yang memperkenalkan produk pertanian Korea, seperti: Kimchi, Omija, Ginseng Merah, Jamur dan Stroberi.
Berikut informasi selengkapnya!
Kimchi: Acar/Asinan Sayur Rasa Asam Pedas
Kimchi adalah makanan wajib orang Korea berupa asinan sayur hasil fermentasi yang berasa asam pedas. Sayuran (utamanya Sawi Putih) setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu paduan krill (udang rebon), kecap ikan, bawang putih, jahe, dan bubuk cabai merah.
Orang Korea tidak bisa lepas dari kimchi. Keterikatan dengan kimchi nampak sering muncul di acara televisi maupun serial drama Korea sehingga makin popular di mana mana. Kimchi begitu dicintai orang Korea. Setiap tanggal 22 November, orang Korea khususnya Korea merayakan 'Kimchi Day'. Menurut penelitian lokal, kimchi yang dibuat pada tanggal ini memiliki rasa yang lebih lezat.
Omija: Buah Unik dengan Lima Rasa
aT khusus memperkenalkan Omija sebagai bahan andalan untuk K-Food. Buah unik yang hanya ada di Korea ini dapat dinikmati di aneka hidangan juga minuman nan lezat. Di Korea, buah omija banyak terdapat di kawasan Mungyeong. Di sini terdapat tempat rekreasi bernama Mungyeong Omija Chehomchon atau Mungyeong Omija Valley, di mana pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas menarik sekaligus mengetahui lebih banyak soal buah omija.
Omija merupakan buah berbentuk seperti berry yang memiliki lima kombinasi rasa. "O" berarti lima, "mi" berarti rasa, dan "ja" berarti buah, yang berarti dalam satu buah omija terdapat lima rasa; manis, asin, pahit, asam, dan pedas. Berkat lima kombinasi rasanya, buah omija juga lazim diolah menjadi beberapa minuman, serta menjadi campuran untuk berbagai hidangan hangat. Diantaranya, untuk minuman: Omija-cha (Teh Omija, dibuat dari buah Omija yg dikeringkan, bukan daun), Omija Hwachae (Sari Buah Omija), buah direndam dan air rendamannya diminuam sebagai sari buah + madu.
Baca Juga: Terbuat dari Bunga Asli, Begini Uniknya Kue Hwajeon Khas Korea Selatan
Omija untuk hidangan, di antaranya: mul kimchi, kimchi berkuah dengan cita rasa asam, manis, dan segar, dakgalbi, ayam tumis dengan cita rasa manis dan pedas, tteokbokki, kue beras khas Korea, hingga bibimbap, nasi campur ala Korea, semua dilengkapi dengan omija gochujang.
Semua hidangan hangat tersebut bisa disajikan dengan mencampurkan buah omija yang akan menambah rasa dan juga menjadikannya lebih sehat.
Omija Dicampur dengan Berbagai Minuman
Salah satu hasil olahan omija dari pabrik adalah sirup omija. Sirup ini bisa dinikmati dengan cara biasa — mencampurkannya dengan air — atau dicampur dengan minuman lainnya seperti susu, soda, soju, bahkan yoghurt. Cita rasa yang dihasilkan dari masing-masing campuran memiliki cita rasa yang berbeda.
Ginseng Merah: Herbal Kebanggaan Korea
Bukan tanpa alasan jika Korea disebut-sebut sebagai negara ginseng. Tanaman ginseng merah yang dikenal sulit ditanam dan langka justru tumbuh subur di negara ini. Salah satu tempat yang menjadi rumah bagi tanaman ginseng adalah Punggi, Korea. Ginseng merah cocok tumbuh di sana karena berada di ketinggian 400-500 meter di atas permukaan laut, beriklim sejuk, dan tanahnya juga subur.
Berita Terkait
-
Kadin Wanti-wanti Manajemen DSI, Fase Awal Operasi Sangat Krusial
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Masih di Level 6.100-an
-
Bank Indonesia Optimistis Inflasi Terkendali, Apa Buktinya?
-
Dimas Wicaksono atau Dimas Adi? Kesalahan yang Bisa Berakibat Fatal buat Timnas U-19
-
Nyinyiran Media Tetangga: Timnas Indonesia U-19 Sedang Mengejar Ketertinggalan
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Jadi Kepala BGN, Berapa Harta Kekayaan Nanik S Deyang versi LHKPN?
-
Parfum Sandalwood Wanginya Seperti Apa? Ini 4 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet
-
Tak Sekadar Penghasil Madu, Mengapa Lebah Apis dorsata Penting bagi Lingkungan dan Ekonomi Warga?
-
Berapa Gaji Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN Baru?
-
Bak Bumi dan Langit, Kekayaan Seskab Teddy vs Dino Patti Djalal Jomplang Banget
-
4 Merk Bedak Tabur yang Aman untuk Bumil, Tetap Glowing Selama Kehamilan Tanpa Was-was
-
Cari Cushion yang Bagus? Ini 5 Pilihan dengan Daya Tahan hingga 24 Jam
-
Dicopot dari Kepala BGN, Berapa Harta Kekayaan Dadan Hindayana?
-
Sunscreen Viva SPF Berapa? Cek Tingkat Perlindungan dan Harganya Sebelum Membeli
-
10 Sunscreen Favorit Tasya Farasya, Mana yang Paling Cocok untuk Kulitmu?