- Geely memasarkan SUV kompak Coolray di Indonesia setelah sukses besar dengan kembarannya, Proton X50, di Malaysia sejak akhir 2020.
- Geely Coolray harus bersaing ketat melawan merek mapan seperti Honda HR-V dan Hyundai Creta di berbagai kota besar Indonesia.
- Keberhasilan Geely di Indonesia sangat bergantung pada harga kompetitif serta perluasan layanan purna jual untuk membangun kembali kepercayaan konsumen.
Suara.com - Geely kembali mencoba peruntungannya di pasar otomotif Indonesia dengan membawa amunisi baru, Geely Coolray. SUV kompak ini sebenarnya bukan sosok asing di kawasan Asia Tenggara, mengingat popularitasnya yang luar biasa di Malaysia dengan nama Proton X50.
Namun, menaklukkan konsumen Indonesia membutuhkan strategi yang jauh lebih matang dibandingkan sekadar mengandalkan spesifikasi teknis. Di Malaysia, Proton X50 yang merupakan kembaran dari Geely Coolray telah mencatatkan angka penjualan yang fantastis sejak peluncurannya pada akhir 2020.
Model ini berhasil terjual lebih dari 100.000 unit dalam waktu singkat dan mendominasi segmen SUV kompak di negeri jiran. Keberhasilan tersebut didorong oleh sentimen merek nasional Proton serta teknologi mesin turbo yang dikembangkan bersama Volvo.
Kini, Geely mencoba menduplikasi kesuksesan tersebut di Indonesia. Langkah ini dipandang sebagai pertaruhan besar mengingat Geely pernah hengkang dari tanah air beberapa tahun silam. Geely Coolray harus berhadapan langsung dengan pemain mapan seperti Honda HR-V, Hyundai Creta, serta sesama pemain China yang sedang naik daun seperti Chery Omoda 5.
Perbedaan mendasar antara pasar Malaysia dan Indonesia terletak pada loyalitas merek dan ketersediaan jaringan purna jual. Jika di Malaysia Proton memiliki basis massa yang kuat, di Indonesia Geely harus membangun kembali kepercayaan konsumen dari nol setelah pernah angkat kaki dari Indonesia.
Spesifikasi mumpuni seperti mesin 1.500cc turbo dan fitur keselamatan aktif yang melimpah belum tentu cukup untuk menggoyang dominasi pabrikan Jepang jika tidak dibarengi dengan harga yang kompetitif.
Meskipun membawa bekal data penjualan yang gemilang dari Malaysia, Geely Coolray tetap menghadapi jalan terjal di Indonesia. Publik otomotif nasional kini jauh lebih kritis terhadap ketersediaan suku cadang dan nilai jual kembali kendaraan.
Kehadiran Coolray bukan hanya soal menjual unit, melainkan ujian bagi Geely untuk membuktikan bahwa mereka serius menetap dan tidak akan lagi meninggalkan konsumen Indonesia seperti masa lalu. Keberhasilan Geely kali ini akan sangat bergantung pada cara mereka memosisikan harga serta seberapa luas cakupan layanan purna jual yang mereka tawarkan kepada masyarakat.
Baca Juga: 4 Doppelganger: Ini Daftar Kembaran Daihatsu Rocky yang Dijual di Indonesia dan Mancanegara
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
KPK Obok-obok Honda HR-V Milik Istri Bupati Lombok Barat, Apa yang Dicari?
-
Tantangan Geely Coolray Duplikasi Kejayaan Proton X50 di Tengah Ketatnya Pasar SUV Indonesia
-
Milos Joksic Usung Filosofi Disiplin dan Penguasaan Bola Bersama Garudayaksa FC
-
Di Mana Bisa Beli Tablet Murah dengan Garansi Resmi? Ini 5 Rekomendasinya Harga Rp1-2 Jutaan
-
Ulasan Reborn Rich: Fantasi Kesempatan Kedua dan Harga Sebuah Balas Dendam
-
Tantang Pemain Lokal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, John Herdman: Buktikan Kalian Layak!
-
Sekolah Rakyat Permanen Segera Dibangun di Poltekpar NHI Bandung, Kolaborasi Kemensos dan Kemenpar
-
URI Tak Bawahi Seluruh Kampus maupun Utak-atik Anggaran Kemendikti Saintek
-
Baru Gabung Setengah Musim, Persija Justru Lepas Cyrus Margono
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa SD