Otomotif / Mobil
Kamis, 23 Juli 2026 | 19:05 WIB
Geely Coolray kembaran Proton X50 untuk pasar Indonesia. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)
Baca 10 detik
  • Geely memasarkan SUV kompak Coolray di Indonesia setelah sukses besar dengan kembarannya, Proton X50, di Malaysia sejak akhir 2020.
  • Geely Coolray harus bersaing ketat melawan merek mapan seperti Honda HR-V dan Hyundai Creta di berbagai kota besar Indonesia.
  • Keberhasilan Geely di Indonesia sangat bergantung pada harga kompetitif serta perluasan layanan purna jual untuk membangun kembali kepercayaan konsumen.

Suara.com - Geely kembali mencoba peruntungannya di pasar otomotif Indonesia dengan membawa amunisi baru, Geely Coolray. SUV kompak ini sebenarnya bukan sosok asing di kawasan Asia Tenggara, mengingat popularitasnya yang luar biasa di Malaysia dengan nama Proton X50.

Namun, menaklukkan konsumen Indonesia membutuhkan strategi yang jauh lebih matang dibandingkan sekadar mengandalkan spesifikasi teknis. Di Malaysia, Proton X50 yang merupakan kembaran dari Geely Coolray telah mencatatkan angka penjualan yang fantastis sejak peluncurannya pada akhir 2020.

Model ini berhasil terjual lebih dari 100.000 unit dalam waktu singkat dan mendominasi segmen SUV kompak di negeri jiran. Keberhasilan tersebut didorong oleh sentimen merek nasional Proton serta teknologi mesin turbo yang dikembangkan bersama Volvo.

Kini, Geely mencoba menduplikasi kesuksesan tersebut di Indonesia. Langkah ini dipandang sebagai pertaruhan besar mengingat Geely pernah hengkang dari tanah air beberapa tahun silam. Geely Coolray harus berhadapan langsung dengan pemain mapan seperti Honda HR-V, Hyundai Creta, serta sesama pemain China yang sedang naik daun seperti Chery Omoda 5.

Perbedaan mendasar antara pasar Malaysia dan Indonesia terletak pada loyalitas merek dan ketersediaan jaringan purna jual. Jika di Malaysia Proton memiliki basis massa yang kuat, di Indonesia Geely harus membangun kembali kepercayaan konsumen dari nol setelah pernah angkat kaki dari Indonesia.

Spesifikasi mumpuni seperti mesin 1.500cc turbo dan fitur keselamatan aktif yang melimpah belum tentu cukup untuk menggoyang dominasi pabrikan Jepang jika tidak dibarengi dengan harga yang kompetitif.

Proton X50 kembaran Geely Coolray untuk pasar Indonesia. (Foto: Ist)

Meskipun membawa bekal data penjualan yang gemilang dari Malaysia, Geely Coolray tetap menghadapi jalan terjal di Indonesia. Publik otomotif nasional kini jauh lebih kritis terhadap ketersediaan suku cadang dan nilai jual kembali kendaraan.

Kehadiran Coolray bukan hanya soal menjual unit, melainkan ujian bagi Geely untuk membuktikan bahwa mereka serius menetap dan tidak akan lagi meninggalkan konsumen Indonesia seperti masa lalu. Keberhasilan Geely kali ini akan sangat bergantung pada cara mereka memosisikan harga serta seberapa luas cakupan layanan purna jual yang mereka tawarkan kepada masyarakat.

Baca Juga: 4 Doppelganger: Ini Daftar Kembaran Daihatsu Rocky yang Dijual di Indonesia dan Mancanegara

Load More