Suara.com - Menjalani hidup sebagai artis besar tidak mudah. Meski sekilas mereka terlihat memiliki segalanya, nyatanya hidup dengan popularitas memberi banyak tekanan pada para artis cantik ini.
Pada bulan Juni lalu, artis senior Jeon Mi Sun meninggal gantung diri di sebuah hotel tempatnya menginap. Artis yang membintangi drama 'Adante' ini sempat melakukan panggilan dengan ayahnya sekitar pukul 1.40 waktu setempat.
Melansir AllKpop, Joen Mi Sun diperkirakan meninggal dua jam setelah melakukan kontak terakhir. Menurut agensi yang menaunginya, Joen Mi Sun sedang mengalami depresi dan sudah menerima perawatan atas keluhan ini.
Tak lama setelah Joen Mi Sun meninggal karena depresi, kini berita mengejutkan kembali menyentak publik setelah artis cantik Sulli ditemukan tewas di kediamannya pada hari ini, Senin (14/10/2019). Polisi mengkonfirmasi Sulli meninggal dunia karena bunuh diri.
Melansir Koreaboo, manajer Sulli menemukan mantan artis cilik ini meninggal setelah tidak dapat menghubungi kembali sejak panggilan telepon terakhir mereka sekitar pukul 6:30 malam pada 13 Oktober.
Seorang pejabat polisi menyatakan bahwa Sulli menderita depresi berat, dan dia menggantung diri di rumahnya dari lantai dua.
Isu depresi juga sempat menghujam Goo Hara. Artis cantik ini pernah melakukan percobaan bunuh diri pada bulan Mei lalu dan beruntung, nyawanya berhasil selamatkan.
Dilansir dari Allkpop, Goo Hara sempat mengunggah pesan mengenai rasa sakit dan dampak ucapan negatif seseorang. Di akhir tulisannya, Goo Hara juga mengucapkan selamat tinggal.
"Bersikap tak lelah saat aku merasakannya. Berpura-pura tak sakit saat aku merasakannya. Setelah bertahun-tahun hidup dalam tekanan. Aku tampak baik-baik saja, tapi aku mulai hancur di dalam," tulis Goo Hara, mengutip tulisan seseorang bernama Kim Tokki.
Baca Juga: Diduga Depresi, Ini 5 Fakta Soal Percobaan Bunuh Diri Goo Hara
Melansir Soompi, manajer Goo Hara merasa cemas karena ia tak bisa menghubungi artisnya. Sang manajer buru-buru mendatangi rumah Goo Hara dan menemukan mantan member Kara ini tak sadarkan diri dengan ruangan penuh asap di rumahnya.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
5 Moisturizer Wardah dengan Tekstur Gel yang Ringan dan Cepat Meresap
-
5 Liptint untuk Anak Sekolah yang Warnanya Natural dan Nyaman Dipakai
-
5 Moisturizer Lokal Alternatif La Mer The Moisturizing Soft Cream untuk Atasi Tanda Penuaan
-
6 Rekomendasi Bedak Tabur Tahan Lama Meski Tanpa Foundation, Wajah Bebas Kilap
-
Achmad Syahri Assidiqi Lulusan Mana? Politisi Gerindra Asyik Merokok dan Main Gim saat Rapat
-
Moisturizer Viva Cocok untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya
-
Umur dan Pendidikan Adela Kanasya, Anak Adies Kadir Dilantik Gantikan Ayahnya di DPR
-
Peneliti Ingatkan Target Konservasi Global 30x30 Perlu Utamakan Hak Masyarakat Lokal
-
OIC Youth Capital Konya 2026 Resmi Dibuka, Astrid Nadya Rizqita Wakili Indonesia
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Kampus Apa? Dapat Beasiswa, Bisa Kuliah dari Penjara