Suara.com - Baru-baru ini, netizen dikejutkan dengan video persiapan pengantin Jawa yang disembur asap rokok jelang akad nikah. Konon, ritual itu dilakukan untuk mengeluarkan aura si pengantin perempuan agar terlihant cantik manglingi saat menikah.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @kebayagaunstyle tersebut, diketahui calon pengantin perempuan adalah De Ajenk Purbandini Cahya Ningrum asal Yogyakarta, yang merupakan Puteri Pariwisata 2016. De Ajenk melangsungkan pernikahan pada 12 Oktober 2019 silam dengan lelaki bernama Hangga menggunakan adat Solo.
Dalam video tersebut diperlihatkan ritual Sembogo, di mana pengantin perempuan yang telah telah dirias cantik disemburkan asap rokok berkali-kali oleh seorang Makeup Artist (MUA) yang sudah sepuh.
Secara perlahan, perempuan paruh baya itu mengisap rokok yang diselipkan dijemari kanannya. Di hadapannya, berdiri pengantin perempuan dengan mata terpejam. Kemudian MUA menghembuskan asap rokok secara perlahan sambil membacakan mantra dan doa.
Dalam keterangan foto dituliskan bahwa itu adalah ritual Sembogo, salah satu mantra atau ajian. Tepatnya pengasihan sembogo cahyo. Agak mistis, tapi disebutkan ini salah satu dari banyaknya budaya di Indonesia.
Melihat ritual tersebut, netizen pun ramai memberi komentar. Ritual ini menuai kontroversi karena ada yang menganggap melanggar peraturan agama.
"Nyium bau rokok dari jauh aja udah gak suka, apalagi nyium bau rokok di muka sendiri," tulis netizen.
"Memang begitu, dulu saya pas mau dirias, biar manglingi," timpal yang lain.
"Astagfirullah. Syirik," tambah akun lain.
Baca Juga: Intip Gaun Pengantin dari Kertas Toilet, Detailnya Luar Biasa
Menanggapi kotroversi di kalangan netizen, De Ajenk pun memberi penjelasan melalui Instagram Story-nya. Ia memposting penjelasan dari seseorang mengerti tentang ritual adat tersebut, @masbeiedi.
Begini isi Instagram Story-nya:
"Doa Sembaga Pengantin adalah doa dari juru paes/sesepuh yang dilantunkan dengan media asap rokok.
Doa sembaga ada beberapa macam, ada doa Sembaga Bhumi, Sembaga Cahya, Sembaga Pupur, dan lain-lain. Doa yang terucap dalam video ini adalah bagian dari Sembaga Pupur (ketika akan berhias diri dan berbusana, biasanya untuk diri sendiri), maksudnya apa sih? Tiada maksud lain dari doa ini selain memohon kewibawaan dan keselamatan diri dari kekuatan jahat yang tidak terlihat.
Jika tidak memahami makna dan falsafahnya, bijaklah menyikapi adat dan budaya daerah lain yang jelas berbeda tanpa menghakimi dan menertawakannya. Dan janganlah mencampurkan adat budaya dengan agama."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
-
7 Trik Marketing Anti-Mainstream Aldi Taher yang Bikin Aldis Burger Viral dan Laris
-
Link Download PDF Buku Teks Pedoman Pancasila untuk Calon Paskibraka 2026, Resmi dari BPIP
-
Viral Kasus Amsal Sitepu Diduga Mark Up Proyek Desa, Segini Tugas dan Gaji Ideal Videografer!
-
Urutan Skincare Glad2Glow yang Benar, Biar Hasil Maksimal!
-
8 Promo Sepatu Lari Adidas 2026, Model Terbaru Diskon hingga 30 Persen
-
6 Bedak di Indomaret untuk Ibu Rumah Tangga, Hasil Natural Anti Dempul
-
Cara Baru Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Ingat Batas Waktu Maksimal 31 Maret 2026
-
3 April 2026 Libur Apa? Ini Daftar Lengkap Tanggal Merah April 2026
-
Libur Lebaran 2026, Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan Tembus 421 Ribu