Suara.com - 7 Hal Yang Ditakuti Seseorang yang Punya Sifat Narsis dan Kepedean
Seorang yang narsis biasanya bakal kerap membanggakan diri sendiri, ia kerap merasa dirinyalah yang lebih baik ketimbang orang lain. Namun tahukah Anda, seorang yang narsis juga punya 7 kelemahan. Berikut tujuh hal yang ditakuti seorang yang punya sifat narsis seperti mengutip themindsjournal.
1. Pengabaian dan penolakan
Orang-orang narsis tidak tahan menghadapi penolakan dan ditinggalkan. Itulah sebabnya mereka menjadi marah dan menghukum dan mengancam jika Anda meninggalkan mereka, dan suka memberi bom bumerang jika Anda berhasil melarikan diri.
Menolak seorang narsisis berarti Anda menolak diri palsu yang telah mereka buat dengan hati-hati untuk mengesankan Anda. Ketika Anda menolak seorang narsis, mereka dipaksa untuk menghadapi kekosongan mereka sendiri dan tidak ada yang membuat mereka takut lebih dari itu. Mereka akan berjuang mati-matian untuk menghindarinya, bahkan jika itu berarti mereka harus menghancurkan Anda dalam setiap prosesnya.
2. Diolok-olok
Orang narsis biasanya tidak memiliki selera humor. Mereka mungkin menertawakan Anda dengan kejam ketika Anda jatuh di setiap keadaan, dan mereka mungkin tertawa pada ketidaknyamanan orang lain (karena mereka hampir tidak memiliki empati), terutama jika ketidaknyamanan itu disebabkan oleh mereka (karena ingat, bagi mereka Anda bukanlah orang sungguhan, tetapi objek), namun mereka benar-benar tidak mampu menertawakan diri sendiri.
3. Tidak dihargai
Tidak ada yang suka diperlakukan dengan tidak hormat, tetapi narsisis benar-benar fobia tentang hal itu. Dia khawatir tentang hal itu sepanjang waktu dan membayangkan serangan ringan yang pribadi, bahkan ketika mereka tidak ada. Sekali lagi, itu bermuara pada diri palsu yang harus terus-menerus disandarkan dan dibuatnya.
Baca Juga: Shaheer Sheikh Ternyata Suka Narsis di Kendaraan Mahal, Ini 5 Buktinya
Mengabaikan seorang narsisis sama saja dengan melubangi diri mereka sendiri dan mereka merasa akan mati.
4. Diabaikan
Beberapa narsis bahkan lebih suka dibenci daripada diabaikan. Perhatian negatif masih menjadi perhatian, dan setidaknya itu memberikan pengakuan bahwa mereka masih ada. Saat Anda mengabaikan seorang narsisis, itu sama menakutkannya dengan dibunuh. Mereka tidak lagi yakin mereka ada tanpa perhatian Anda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Lingkungan Kerja Nyaman Jadi Prioritas Baru Gen Z dan Milenial dalam Memilih Karier
-
7 Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!
-
Review Azzura Luminous Cushion: Harga Terjangkau, Wajah Glowing Instan
-
Rekomendasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte yang Tahan 20 Jam, Makan Ayam Geprek Tetap On!
-
Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG yang Tahan Lama dan Tidak Kering, Lengkap dengan Review Pengguna
-
5 Serum Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Lengkap dengan Review
-
Berawal dari Sekolah di Perbatasan, Inovasi Kulit Pisang Ini Kini Bawa Indonesia ke Kancah Global
-
5 Warna Lipstik yang Cocok untuk Wanita Usia 55 Tahun, Tampilan Lebih Fresh dan Anggun
-
5 Rangkaian Skincare Harian untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM