Lifestyle / Male
Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB
Anggota DRPD asal Jember, Achmad Syahri Assidiqi tengah jadi perbincangan karena ketahuan asyik main game dan merokok saat tengah rapat. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Assidiqi viral karena bermain ponsel dan merokok saat rapat.
  • Insiden terjadi pada 11 Mei 2026 di ruang rapat DPRD Jember saat membahas isu kesehatan masyarakat krusial.
  • Pimpinan DPRD Jember dan Partai Gerindra akan memproses pelanggaran etika tersebut dengan menjatuhkan sanksi disiplin tegas.

Suara.com - Anggota DPRD Jember, Achmad Syahri Assidiqi menjadi sorotan publik setelah video dirinya bermain game di ponsel sambil merokok saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi D viral di media sosial.

Insiden tersebut terjadi pada Senin, 11 Mei 2026, di ruang Badan Musyawarah DPRD Jember. Rapat membahas isu krusial kesehatan masyarakat, seperti penanganan campak hingga stunting bersama Dinas Kesehatan, para Kepala Puskesmas, dan BPJS Kesehatan.

Namun, di tengah pembahasan serius itu, Syahri terlihat tidak fokus, asyik dengan layar ponselnya dan memegang rokok di ruangan ber-AC.

Video yang beredar luas ini langsung menuai kritik keras dari masyarakat yang menilai perilaku tersebut tidak mencerminkan etika wakil rakyat.

Sosoknya tengah menjadi sorotan publik, tak terkecuali dengan latar belakang dan partainya.

Lantas, berasal dari partai mana Achmad Syahri Assidiqi?

Achmad Syahri Assidiqi atau yang akrab disapa Ra Syahri merupakan anggota DPRD Kabupaten Jember periode 2024-2029 dari Partai Gerindra.

Ia juga merupakan putra sulung dari mantan Anggota DPR RI Achmad Fadil Muzakki Syah

Achmad Syahri Assidiqi berhasil mengantongi 12.102 suara di Jember ketika Pemilihan Umum silam dan termasuk terbanyak kesembilan.

Baca Juga: Berapa Kekayaan Achmad Syahri Assidiqi? Anggota DPRD Jember Viral Main Game dan Merokok saat Rapat

Menanggapi kasus ini, Ketua DPRD Jember sekaligus Ketua DPC Gerindra, Ahmad Halim, langsung menyampaikan permohonan maaf kepada publik.

"Kami atas nama pimpinan DPRD Jember menyampaikan permohonan maaf dan akan diproses karena menyangkut etika lembaga DPRD," ujar Halim dikutip dari Antara.

Ia menyatakan akan memproses Syahri melalui Badan Kehormatan DPRD serta memberikan sanksi internal partai. Fraksi Gerindra juga menegaskan komitmen untuk mendisiplinkan anggotanya agar menjaga marwah lembaga perwakilan rakyat.

"Tidak hanya sanksi dari DPRD, namun partai juga akan memberikan sanksi disiplin karena anggota dewan tersebut merupakan anggota fraksi kami dari Partai Gerindra," ujarnya.

Load More