Suara.com - Jatuh cinta itu terasa indah dan mendebarkan. Namun, bagaimana jika ternyata perasaan Anda bertepuk sebelah tangan? Bagaimanapun, tentu tidak ada yang senang saat cinta ditolak?
Sebuah penolakan dari pujaan hati bisa saja membuat Anda merasa tidak dicintai dan dihargai, bahkan juga tidak diinginkan. Lalu, apa yang harus dilakukan ketika cinta ditolak?
Mengutip Hellosehat, kuncinya ada dua. Pertama, tidak membiarkan emosi sesaat tersebut memengaruhi Anda. Kedua, mengurangi dampak ketika penolakan membawa masalah ke dalam hidup Anda.
Nah, beberapa langkah berikut ini mungkin bisa membantu Anda merasa lebih baik setelah cinta ditolak.
1. Mengakui perasaan Anda saat itu
Usahakan untuk tidak mengabaikan, apalagi menyangkal perasaan marah, sedih, atau apapun yang Anda rasakan saat mengalami penolakan.
Yakinlah bahwa Anda mampu menghadapi emosi yang tidak nyaman secara sehat. Mungkin, ada baiknya juga mengakui bahwa Anda merasa sedih, marah, atau malu karena telah ditolak.
2. Melihat penolakan dari sudut berbeda
Seperti dilansir dari Psych Alive, mengubah sudut pandang ternyata membawa pengaruh yang cukup besar ketika cinta ditolak.
Baca Juga: Jatuh Cinta dengan Pesawat Jet, Wanita Ini Berharap Bisa Menikahinya
Orang keras kepala cenderung menyalahkan diri sendiri sehingga menumbuhkan kepribadian yang buruk dalam diri mereka ketika menghadapi penolakan. Mereka lebih senang mengkritik diri sendiri dan menganggap masa depan mereka telah usai setelah ditolak beberapa kali.
Cobalah melihat dari sudut pandang berbeda. Misalnya, menjadikan ini sebagai bahan evaluasi diri agar menjadi lebih baik di masa depan.
3. Menghindari pemikiran bahwa Anda adalah korban
Alih-alih berpikir tidak memiliki harapan lagi, Anda bisa menghilangkan kritik diri sendiri untuk sementara waktu. Bicaralah kepada diri sendiri layaknya seorang teman.
Selain itu, terus melabeli diri sebagai korban bukanlah langkah yang tepat untuk menghadapi penolakan. Marah atau sedih itu wajar. Namun, jangan sampai keduanya menguasai Anda untuk jangka waktu yang panjang karena bisa membuat sulit bangkit kembali.
Jangan terlalu menyalahkan diri sendiri atau orang lain ketika cinta ditolak. Bersikap sebagai korban dan pesimis akan masa depan pun justru dapat merugikan diri Anda sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Food Cycle Indonesia Ubah Surplus Pangan Jadi Bantuan untuk Warga Rentan
-
Beda Pendidikan Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang Sedang Jadi Omongan
-
5 Serum dengan Kandungan Anti Aging untuk Cegah Tanda Penuaan Wajah
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli
-
6 Sunscreen Moisturizer SPF 50 Sat Set untuk Busy Morning, Diperkaya Collagen dan Ceramide
-
Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim
-
7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian
-
14 Mei Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bulan Mei 2026
-
Sunscreen yang Bagus SPF Berapa? Ini Penjelasan Dokter dan 6 Rekomendasinya