Suara.com - Membangun sebuah hubungan asmara memang tak semudah yang dibayangkan. Butuh usaha dari kedua belah pihak untuk menciptakan hubungan yang romantis dan harmonis.
Faktanya, cinta bukan satu-satunya alasan seseorang menikahi pasangannya. Di dalamnya, ada komitmen, kesetiaan, dan integritas. Semua perlu dilihat seiring berjalannya waktu.
Selain itu, hubungan akan menjadi lebih mudah dijalani jika satu sama lain mampu menerima kekurangan atau kelebihan masing–masing, saling percaya, dan saling mengerti.
Namun, rasanya tidak ada hubungan yang berjalan mulus tanpa rintangan. Masalah - masalah yang terjadi pada sebuah hubungan ini yang kerap kali memicu perdebatan pasangan, bahkan sering kali menjadikannya sebagai alasan untuk meninggalkan.
Jika ingin menghindari masalah yang datang di dalam sebuah hubungan antara kamu dan si dia, di bawah ini ada beberapa hal yang wajin dihindari agar hubungan asmara kamu terjalin dengan baik.
1. Saling menyalahkan
Kamu akan selalu menyalahkan pasangan saat marah, kecewa, bosan, dikhianati, atau stres tentang hubungan. Selanjutnya, sebagai jalan keluar kamu menginginkannya jadi orang yang harus berubah untuk meningkatkan hubungan ke arah yang lebih baik.
Hal tersebut bisa membuatnya defensif dan membuat dirimu bersikap negatif. Kamu harus mengubah pola pikir dan mencoba bersikap dewasa dengan tidak saling menyalahkan saat sedang emosi atau marah. Kamu bisa introspeksi diri.
Ketika mengatasi kekurangan sendiri dan mencari yang terbaik di dalam diri pasanganmu, ia akan merasa lebih baik karena merasa diharga, bukan dihukum karena kamu telah menyalahkannya.
Baca Juga: Terlalu Sempurna, Ratu Kecantikan Ini Akui Tak Pernah Beruntung soal Cinta
2. Berbohong
Kepercayaan selalu menjadi nilai tersendiri untuk pribadi seseorang. Di sisi lain, kamu perlu menciptakan rasa percaya satu sama lain dalam sebuah hubungan.
Rasa percaya ini menjadi dasar untuk sebuah hubungan patut dipertahankan. Jangan pernah mengatakan hal buruk kepada pasanganmu sekalipun untuk melindungi dirimu sendiri. Jika kamu melakukannya, saat itu juga mungkin ia tak ingin lagi mempercayaimu.
Saling terbuka bisa menjadi kunci hubunganmu terhindar dari masalah. Komunikasikan segala keadaan baik atau buruk kepada pasanganmu.
3. Tak ada yang menang dan kalah
Hubungan bukanlah permainan. Jadi, tidak ada alasan untuk menjaga reputasi diri sendiri di mata pasangan. Itu artinya, jika kamu membantu pasangan, tidak harus mengumumkannya hanya demi mendapatkan pengakuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
3 Rekomendasi Sepeda Lipat untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Aman
-
Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Di-blend
-
Eau De Parfum vs Eau De Toilette, Mana Paling Awet Wanginya? Ini 5 Rekomendasi Terbaik!
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik setelah Eksfoliasi agar Wajah Mulus
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan
-
Siapa Shio Paling Beruntung Besok 6 Februari 2026? Cek Peruntunganmu!
-
15 Rekomendasi Kado Valentine untuk Cowok, Dijamin Berkesan dan Berguna