Suara.com - Sering Dibandingkan, Apa Bedanya Generasi Milenial dan Gen Z?
Menyoal anak muda, kini memang lebih dikenal dengan sebutan milenial. Bahkan generasi ini disebut-sebut akan jadi bonus demografi Indonesia di 2030. Generasi milenials juga disebut generasi Y, mereka yang lahir antara 1981 dan 1996 adalah bagian dari milenial.
Tapi ada juga nih, penerus milenials yang disebut generasi Z (Gen Z). Generasi ini lahir pada 1996 hingga 2010 yang berusia 10 hingga 24 tahun. Lalu, selain umur apa bedanya generasi milenials dan Gen Z?
Menurut Co-founder and CEO Rencanamu, Rizky Muhammad menyebut Gen Z sebagai anak kandung teknologi, ini karena Gen Z lahir dan tumbuh bersama teknologi. Itu juga sebabnya generasi ini dikenal dengan istilah centennials, founders, dan iGeneration.
"Istilah-istilah tersebut diberikan karena karakteristik utama Gen Z sebagai generasi anak kandung teknologi (digitak innate) yang tumbuh besar bersama teknologi sejak lahir. Berbeda dengan milenial dan gen X yang baru mengadopsi teknologi ketika menginjak usia remaja dan dewasa," ujar Rizky di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019)
Rizky melanjutkan sifat anak kandung teknologi ini membuat Gen Z sangat dimanjakan dengan banjirnya informasi, mereka sangat mudah mendapat informasi dengan hadirnya smarphone dan internet.
Sayangnya keunggulan ini justru membuat Gen Z kerap bingung ingin jadi apa ke depannya. Pada akhirnya Gen Z bisa melakukan apapun, tapi tidak unggul terhadap salah satu bidang.
"Mudahnya akses dan deranya arus informadi juga membuat mereka tumbuh jadi generasi serba cepat, serba bisa, serta multitasker alias terbiasa melakukan beberapa pekerjaan secara bersamaan," ujarnya.
Di saat yang sama, Rencanamu saat ini tengah menjalin kerja sama dengan Rajawali Foundation dalam upaya menyukseskan Proyek Penguatan Koordinasi untuk Pembangunan Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia (SINERGI) fase 2 di Jawa Tengah Juli 2019-September 2020.
Baca Juga: Belajar Investasi Lewat Aplikasi Kian Jadi Favorit Milenial
Direktur Eksekutif Rajawali Foundation, Agung Binantoro mengungkapkan, tujuan SINERGI adalah membantu pemuda kurang mampu dan rentan, termasuk perempuan dan pemuda penyandang disabilitas agar siap memasuki dunia kerja dan memperoleh keterampilan yang mereka butuhkan untuk mendapatkan pekerjaan baru atau lebih baik, khususnya di Jateng.
Melalui platform Rencanamu, dapat dilaksanakan proses registrasi, serta asesmen perilaku dan kepribadian terkait pekerjaan tertentu dari 16.000 pemuda kurang mampu dan rentan yang menjadi target Proyek SINERGI.
Selanjutnya, dari 4.000 pemuda kurang mampu dan rentan yang dinilai, akan diseleksi kembali dan yang lolos nantinya dapat mengikuti program kesiapan kerja, pelatihan, dan pemagangan dengan perusahaan yang sesuai dengan hasil penilaian.
“Kami mengharapkan 2.000 pemuda akan lulus dari proyek ini dan memperoleh pekerjaan baru atau lebih baik,” tutup Agung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!