Suara.com - Gelaran Festival Wonderful Indonesia Crossborder Indonesia - Timor Leste yang berlangsung di Lintas Batas Napan, Kefamenanu, NTT selain diharapkan mampu mendatangkan wisman Timor Leste juga mampu mendorong daya kreativitas dan perekonomian masyarakat perbatasan.
Festival yang berlangsung 31 Oktober hingga 1 November 2019 ini juga menarik masyarakat pedagang kedua negara yang mengisi boot-boot yang disediakan panitia.
Usai menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara, dan acara seremonial lainnya, masyarakat dihibur dengan panggung hiburan. Panggung musik yang mengiringi festival juga tak kalah hebohnya dengan menampilkan band setempat Ilumia. Tak ketinggalan anak-anak juga ikut memeriahkan dengan menyajikan tarian khas Kefamenanu. Bahkan Kasubid Area II Crossborder Indonesia -Timor Leste, Kemenparekraf Herbin Saragih dan Presiden Otoritas Wilayah Ekonomi Khusus Oecusse, Timor Leste, Arsenio Paixao Bano berkesempatan bernyanyi duet.
Bersama Kepala Dinas Pariwisata Timor Tengah Utara Robertus Nahas, mereka juga ikut menari dengan masyarakat setempat.
Menurut Herbin Saragih kegiatan Festival Wonderful Indonesia Crossborder Indonesia - Timor Leste ini selain bertujuan untuk membangun silahturahmi masyarakat perbatasan juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
"Kalau silahturahmi sudah pasti karena umumnya masyarakat di sini bersaudara, satu suku, satu agama. Tapi selain itu kegiatan ini juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," kata Herbin di sela-sela acara pembukaan Festival Wonderful Indonesia di PLBN Napan, Kefamenanu, Kamis (31/10/2019).
Lebih jauh Herbin mengatakan dengan adanya acara ini, tentu ada kunjungan dari warga Timor Leste. "Mereka akan membelanjakan uangnya ke pedagang. Ada pasar maka disitu ada transaksi. Ada transaksi maka ada perputaran uang. Di sinilah perekonomian bisa terdongkrak dan meningkat," kata Herbin.
Ditambahkannya acara ini juga untuk mendorong daya kreativitas masyarakat. Dengan adanya panggung, kata Herbin, akan menjadi inspirasi masyarakat untuk berkarya dan berkesenian. "Mereka bisa tampil dengan kreativitas kesenian mereka dan ini akan menjadi inspirasi," kata Herbin.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Timor Tengah Utara Robertus Nahas mengatakan Festival Wonderful Indonesia di Crossborder Indonesia -Timor Leste ini juga bisa menjadi ajang promosi destinasi wisata di Kabupaten Timor Tengah Utara. "Ini moment bagus untuk promosi wisata. Kita harapkan kunjungan wisman Timor Leste akan terus bertambah dengan hadirnya acara ini. Kami juga berharap ini akan terus diadakan secara berkala," kata Robertus.
Baca Juga: Kemenpar dan Ekonomi Kreatif Apresiasi Festival Ulun Danu Beratan
Lebih jauh Robertus mengatakan jika pariwisata hidup, maka akan muncul pusat-pusat kuliner, pemondokan-pemondokan dan pasar. "Tentu ini akan meningkatkan ekonomi daerah. Terlebih di daerah perbatasan, masih bersaudara, maka perlu membangun ekonomi bersama di daerah perbatasan," ujar Robertus.
Di sisi lain Presiden Otoritas Wilayah Ekonomi Khusus Oecusse Timor Leste, Arsenio Paixao Bano mengatakan kegiatan ini adalah sebagai bentuk komitmen untuk memelihara dan meningkatkan hubungan persahabatan, persaudaraan, dan kerja sama yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Timor-Leste, khususnya bagi masyarakat di wilayah perbatasan.
"Kita memang harus kerjasama membangun ekonomi perbatasan. Karena memang keduanya saling membutuhkan. Kami dari Oecusse sendiri telah membangun infrastruktur jalan agar masyarakat mudah melintas di perbatasan," kata Arsenio Paixao
Stand pameran acara juga dimeriahkan oleh pameran produk karya seni dan budaya, baik dari Indonesia maupun Timor-Leste.
Berita Terkait
-
Pergerakan Wisman di Festival Ulun Danu Beratan 2019 Melebihi Target
-
Tawarkan Rute Unik, Electric Jakarta Marathon 2019 Diramaikan Peserta Asing
-
Mau Jadi Destinasi Dunia, Tanjung Puting Harus Ada Visi dan Standar Global
-
Inovasi Produk Kehumasan Kemenparekraf Dipamerkan di SAIK 2019
-
Kemenpar dan Ekonomi Kreatif Apresiasi Festival Ulun Danu Beratan
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak
-
5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal
-
Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai
-
Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol
-
Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan
-
Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital
-
Alasan Wadirut GOTO Catherine Sutjahyo Mundur
-
Boyfriend Material Banget! 5 Inspirasi Outfit Kekinian ala Song Kang
-
5 Rekomendasi Skin Tint SPF 50 untuk Proteksi UV Praktis, Wajah Auto Fresh
-
5 Kebiasaan yang Bikin Kamu Cepat Tua, Sering Dianggap Sepele