- Susu sapi memiliki keunggulan nutrisi berupa protein tinggi dan kalsium yang sangat baik untuk pertumbuhan serta pembentukan otot.
- Oat milk mengandung serat beta-glucan yang menyehatkan jantung, namun memiliki kadar karbohidrat dan gula tambahan yang lebih tinggi.
- Pemilihan antara susu sapi atau oat milk harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan, alergi, serta kebutuhan nutrisi spesifik masing-masing individu.
Suara.com - Beberapa tahun terakhir, popularitas oat milk atau susu gandum melonjak tajam. Dari kedai kopi hingga rak supermarket, susu nabati ini menjadi pilihan favorit banyak orang.
Namun, sebuah pertanyaan mendasar muncul: apakah oat milk lebih sehat daripada susu sapi yang sudah lama kita kenal?
Jawaban singkatnya menurut para ahli nutrisi adalah: tidak selalu. Baik oat milk maupun susu sapi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilihan "tersehat" sangat bergantung pada kebutuhan nutrisi, gaya hidup, dan kondisi kesehatan individu.
Dihimpun dari laman Northwestern Medicine dan GoodRx, berikut adalah perbandingan mendalam antara keduanya:
1. Profil Nutrisi: Mana yang Lebih Lengkap?
Susu sapi sering dianggap sebagai "standar emas" dalam hal nutrisi alami.
Susu Sapi: Kaya akan protein berkualitas tinggi (sekitar 8 gram per cangkir) yang mengandung semua asam amino esensial. Susu sapi juga secara alami mengandung kalsium, vitamin B12, dan sering kali diperkaya dengan vitamin D.
Oat Milk: Secara alami lebih rendah protein (hanya sekitar 3 gram per cangkir) dan proteinnya tidak selengkap susu sapi. Namun, oat milk unggul dalam kandungan serat (sekitar 2 gram), terutama beta-glucan yang baik untuk kesehatan jantung dan kolesterol.
2. Kalori, Karbohidrat, dan Gula
Baca Juga: Hari Pertama Makan Bergizi Gratis, Menu SD di Jakarta Kekurangan Susu
Bagi mereka yang sedang menjaga berat badan atau memiliki diabetes, perbedaan karbohidrat sangatlah krusial:
Karbohidrat: Oat milk memiliki karbohidrat yang jauh lebih tinggi (15–20 gram) dibandingkan susu sapi (sekitar 12 gram). Proses pemecahan pati gandum menjadi gula sederhana selama produksi juga bisa menyebabkan indeks glikemik oat milk lebih tinggi.
Gula Tambahan: Banyak produk oat milk di pasaran mengandung gula tambahan atau minyak nabati untuk tekstur. Sebaliknya, gula dalam susu sapi murni adalah laktosa alami, bukan gula tambahan.
Keunggulan Oat Milk
Oat milk adalah alternatif yang jauh lebih sehat dalam kondisi tertentu, seperti:
- Alergi dan Intoleransi: Oat milk adalah pilihan aman bagi mereka yang intoleransi laktosa, alergi susu sapi, atau alergi kacang-kacangan (nut allergy).
- Kesehatan Jantung: Karena tidak mengandung kolesterol dan rendah lemak jenuh dibandingkan susu sapi full cream, oat milk baik untuk profil lipid darah.
Keunggulan Susu Sapi
- Pertumbuhan Anak: Karena kandungan protein dan kepadatan nutrisinya, susu sapi umumnya tetap menjadi pilihan utama untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
- Pembentukan Otot: Kandungan protein whey dan casein dalam susu sapi sangat efektif untuk pemulihan dan pembentukan otot bagi atlet.
Kesimpulannya, susu sapi tetap menjadi standar emas untuk protein dan kalsium alami, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Di sisi lain, oat milk adalah alternatif luar biasa bagi mereka yang menjalani diet vegan serta memiliki alergi susu.
Jadi, oat milk tidak selalu "lebih sehat" secara universal, melainkan merupakan alternatif yang sangat baik bagi mereka dengan kebutuhan diet spesifik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?