Suara.com - Setelah beberapa hari dilanda cuaca panas, kota Yogyakarta akhirnya diguyur hujan yang cukup lebat pada Kamis (31/10/2019) malam.
Turunnya hujan setelah cuaca panas selama sebulan terakhir ini pun disambut bahagia oleh warga. Tagar "Alhamdullilah Jogja" diketahui kembali menjadi trending topic.
Sebelumnya, Yogyakarta memang sempat diguyur hujan pada Senin (28/10/2019) malam. Kala itu, warganet juga mengucapkan syukur mereka lewat trending topic Twitter.
Menurut BMKG sendiri, Yogyakarta memang belum resmi memasuki musim hujan. Namun, musim hujan diperkirakan akan segera datang November ini.
Menyambut hujan yang mulai turun membasahi kota Yogyakarta, kali ini Suara.com menghadirkan daftar minuman hangat tradisional yang cocok dinikmati saat hujan tiba.
1. Wedang Jahe
Wedang jahe merupakan minuman yang mudah ditemukan sekaligus bahan dasar dari wedang-wedang tradisional lainnya. Wedang jahe sendiri terbuat dari bahan jahe dan gula merah saja. Meski begitu, minuman tradisional yang satu ini banyak digemari.
2. Wedang ronde
Masih menggunakan kuah sari jahe, ada wedang ronde yang nikmat disantap saat udara dingin.
Baca Juga: Hujan Guyur Yogyakarta, 'Alhamdulillah Jogja' Kuasai Twitter Lagi
Wedang ronde biasanya terdiri dari bol-bola sagu yang berisi kacang, lengkap dengan taburan kacang sangrai hingga kolang-kaling.
3. Bir pletok
Bir pletok sebenarnya adalah minuman yang diciptakan sebagai pengganti alkohol di zaman kolonial Belanda. Layaknya bir, minuman ini juga memberikan rasa hangat.
Bir pletok dibuat dengan cara mencampur aneka ragam rempah seperti serai, kapulaga, cengkeh, kayu secang, dan daun pandan.
4. Wedang uwuh
Salah satu minuman khas Yogyakarta yang harus dijajal saat udara dingin adalah wedang uwuh. Wedang uwuh sendiri berarti "minuman sampah" yang mengacu pada tampilan minuman tersebut.
Berita Terkait
-
Jogja Jadi Bagian Perjalanan Raissa Anggiani Perkenalkan Album Perdananya
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
Literasi di Atas Roda: Kisah Sutopo dan Becak Listrik Pustakanya
-
Ze Valente Tembus 100 Laga BRI Super League Siap Bawa PSIM Yogyakarta Bertahan di Papan Atas
-
Polisi Kejar Otak Love Scamming dari Cina, Jaringan Lampung Ikut Dibidik
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Detektif Jubun Bongkar Rahasia Gelap Money Game Syariah: Waspada Riba Berkedok Surga
-
5 Water Heater Low Watt Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Minimalis
-
5 Cushion Anti Keringat untuk Pekerja Kantoran, Makeup Tetap Fresh dan Tak Luntur
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis