Suara.com - Tak kalah populer dari Bandung, Cirebon menjadi salah satu wilayah di Jawa Barat yang memiliki beragam destinasi wisata menarik.
Salah satu destinasi wisata bersejarah yang sebaiknya wajib Anda kunjungi di Cirebon yakni Gua Sunyaragi.
Mungkin nama Gua Sunyaragi ini masih terdengar asing di telinga para travelers.
Padahal, Gua Sunyaragi memiliki keunikan yang menjadi daya tarik wisatawan lho.
Ya, destinasi wisata bersejarah berwujud gua ini punya bentuk yang sangat unik dan tak biasa karena terbuat dari batu karang.
Gua Sunyaragi ini berjarak kurang lebih 6 kilometer dari Stasiun Cirebon.
Ketika menginjakkan kaki pertama kali di Gua Sunyaragi ini, Anda dijamin terkagum-kagum dengan batuan karang yang bertumpuk tak beraturan ini.
Batuan karang tersebut disusun tanpa pola khusus dan hasilnya sangat artistik dan menarik.
Gua Sunyaragi ini dahulu sering digunakan sebagai tempat meditasi para sultan Cirebon beserta keluarganya.
Baca Juga: Soal Wisata Halal, Gunungkidul Sulit Pisahkan Wisatawan Pria dan Wanita
Nama gua ini berasal dari kata 'sunya' artinya sepi dan 'ragi' yang artinya raga.
Total terdapat 10 gua di situs bersejarah Cirebon tersebut dan ukurannya tak terlalu besar.
Sepuluh gua di situs tersebut terdiri dari Gua Pandekemasan, Gua Simanyang, Gua Pengawal, Gua Pandekemasan, Gua Peteng, Gua Langse, Gua Arga Jumut, Gua Lawa, Gua Pawon dan Gua Kalanggenan.
Jarak satu goa di antara goa lainnya tak terlalu jauh lho. Namun setidaknya, Anda membutuhkan waktu kurang lebih selama 3 jam untuk mengelilingi Gua Sunyaragi ini secara keseluruhan.
Ada pula mitos yang beredar dan dipercayai oleh warga sekitar terkait Gua Sunyaragi itu.
Konon, jika seorang tanpa sengaja menyentuh Patung Perawan Sunti yang terletak di depan Gua Peteng, maka Anda akan sulit mendapatkan jodoh, duh!
Berita Terkait
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Tak Sekadar Wisata, Bagaimana Edukasi dan Restorasi Sains Menjaga Terumbu Karang?
-
Menemukan Sisi Tenang Uskudar di Tengah Istanbul
-
Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul
-
Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan
-
10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini
-
Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan
-
Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?
-
4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket
-
Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?
-
Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek
-
Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
-
Body Butter atau Body Lotion Dulu? Ini 4 Rekomendasi untuk Kunci Kelembapan
-
Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?