Suara.com - Nicholas Saputra Bangun Villa di Sumatera Utara, Tertarik Menginap?
Lama tidak terlihat di layar kaca, ternyata diam-diam aktor Nicholas Saputra membuat villa di pedalaman Sumatera Utara atau tepatnya di Tangkahan.
Villa itu bernama Terrario, yang terdiri dari tiga bangunan villa terbuka untuk umum. Siapapun bisa membooking villa yang dibangun Nicholas selama satu setengah tahun lamanya itu. Terrario sendiri berarti tera yang artinya (land) tanah, rio itu sungai atau artinya tanah yang bersungai.
Menurut pemeran Rangga di film Ada Apa dengan Cinta itu, villa bisa menggambarkan bagaimana gaya hidup si pemiliknya, dan itulah yang ingin disampaikan Nicholas agar orang bisa lebih tahu cerita hidup dan pelajaran apa saja yang bisa diambil saat berkunjung ke villa miliknya.
"Saat sewa apartemen atau villa yang desainnya menarik, dan saya ingin mengalami yang ownernya rasakan. Ngalamin lifestylenya seperti apa, jadi saya rasa itu bisa lebih punya pengalaman lebih," Nicholas di The Pavilion, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019)
Sebelum membangun, Nicholas mengaku sudah 15 tahun lamanya bolak balik ke daerah tersebut baik untuk sekedar traveling atau ingin mengunjungi binatang yang dilindungi seperti gajah Lampung. Baru dua tahun belakangan inilah akhirnya ia memberanikan diri membangun villa sebagai tempatnya menginap atau membantu orang lain mencari penginapan.
"Dan pertengahan tahun ini saya pikir enggak ada salahnya orang kalau ke sana cari tempat yang nyaman, desainnya bagus dan sangat dekat dengan alam. Saya bangun dari nol," ungkapnya.
Berangkat dari ingin membagikan pengalaman itulah, jadi alasan villa berkonsep lodging dengan tiga lodge ini sangat dekat dengan alam. Buktinya lokasi sangat dekat dengan Taman Nasional Gunung Leuser, yang bisa diakses dengan berjalan kaki.
Baca Juga: Mengintip Terrario, Penginapan Milik Nicholas Saputra di Tangkahan
"Tempatnya juga sangat dekat dengan taman nasional, ada gajah di situ tinggal jalan 100 meter kita bisa lihat gajah. Sungai ya juga bagus banyak air terjun. Ini sebuah komplek yang sangat menarik untuk kita kunjungi, dekat dengan alam, sangat natural," papar Nicholas.
Sayang, karena hanya tiga lodge dan nama pemiliknya yang cukup terkenal membuat villa ini kerap selalu terisi penuh. Cara bookingnya juga cukup mudah yakni melalui media sosial instagram @terrariotangkahan.
"Enggak ada (syarat khusus). Semua boleh. Terbuka untuk umum. Bisa datang. Tapi saya cuma punya tiga villa jadi kadang kadang sudah penuh. Sejauh ini karena masih baru juga bisa booking lewat instagram," jelasnya.
Laki-laki kelahiran 24 Februari 1984 ini mengaku yang menginap kini, baru hanya orang terdekatnya yang ia kenal. Mengingat kini masih masa percobaan, karena baru berdiri selama tiga bulan. Ia juga belum tahu apakah akan membukanya di kota lain.
"Enggak (dikomersilkan), awalnya buat pribadi terus saya pikir aduh kalau buat sendiri aja nanti kalau teman-teman saya yang lain mau datang gimana. Akhirnya bikin beberapa, akhirnya bikin tiga," ungkapnya.
"Terus sayang ya, kalau nggak dibikin dengan desain yang bagus sekalian. Akhirnya yaudahlah bikin bagus sekalian mungkin orang tertarik mau datang karena kebetulan di daerahnya udah banyak penginapan tapi range-nya belum lengkap, mungkin kalau mau yang nyaman bisa di villa saya," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh
-
Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?
-
Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?
-
Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim
-
Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish
-
Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat
-
Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa