Suara.com - Event Wakatobi Wave 2019 mulai digulirkan, sejak Sabtu, 9 November 2019. Tahun ini, Wakatobi Wave akan digelar di empat lokasi, dengan agenda kegiatan yang sangat beragam.
Menurut Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenparekraf, Muh Ricky Fauziyani, venue utama Wakatobi Wave 2019 adalah Marina Togo Mowondu.
"Ada perbedaan lokasi dibandingkan tahun lalu. Pada 2018, venue utama di Lapangan Merdeka, tahun ini dipindah ke Marina Togo Mowondu," paparnya.
Menurut Ricky, Marina Togo Mowondu membelah laut.
"Total ada 9 acara yang digelar di Marina Togo Mowondu. Pembukaan pun akan dilangsungkan di sana, termasuk Lomba Kabhanti, Expo Ekraf, Gowes Wisata, Karnaval Budaya, Dolphin Watching, dan lainnya," tambahnya.
Selain Marina Togo Mowondu, venue lainnya adalah Lapangan Merdeka. Tempat ini menjadi venue untuk Kabuenga, dan Dapoer Maritim Wakatobi yang akan menjadi lokasi untuk Festival Kuliner.
Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Calendar of Events Kemenparekraf, Esthy Reko Astuty menambahkan, event ini juga membuka peluang menarik investor.
"Salah satu event yang akan digelar adalah Temu Investasi di Sombu Dive, pada 12 November. Ini kesempatan buat Wakatobi untuk mendatangkan lebih banyak investor dan mengembangkan sektor pariwisata," papar Esthy.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf, Rizki Handayani berharap, event ini menjadi momentum bagi wisata Wakatobi untuk melesat.
Baca Juga: Kemenparekraf Kenalkan Perjalanan Ekowisata Terintegrasi di Jawa Timur
"Wakatobi Wave adalah event bergengsi. Event yang mempertegas kekayaan bahari Tanah Air. Event ini harus mennadk momentum untuk meningkatkan sektor pariwisata. Apalagi ada agenda Temu Investasi. Jadi harus dimanfaatkan dengan baik," katanya.
Berita Terkait
-
Kalsel Alihkan Sumber Pendapatan Daerah dari Sektor Pertambangan ke Wisata
-
Ratusan Pebalap dari 25 Negara Ikuti Tour de Singkarak 2019
-
Wisata ke Mahakam Ulu? Jangan lupa Mampir ke Air Terjun Ini
-
Bekraf Aktif Lagi, Unggah Foto Kocak Triawan dan Wishnutama ala Gradient
-
Kemenparekraf Minta Artis Kurangi Wisata ke Luar Negeri
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara