Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengimbau artis dan publik figur yang berpengaruh di kalangan masyarakat untuk mengurangi publikasi perjalanan ke luar negeri dan memilih untuk berwisata di dalam negeri.
"Ini penting karena masyarakat apalagi generasi muda cenderung meneladani apa yang artis lakukan," kata Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri Kemenparekraf Tazbir di Jakarta, Selasa (22/4/2014).
Ia mengatakan banyak destinasi wisata di dalam negeri yang belum banyak diketahui publik justru lebih bagus dibandingkan objek wisata di luar negeri.
Oleh karena itu peran publik figur terutama mereka dari kalangan pekerja seni sangat potensial untuk menyosialisasikan destinasi yang masih "tersembunyi" tersebut.
"Kami sendiri berupaya untuk mempromosikan pariwisata dalam negeri dan misi kami secara nasional adalah memobilisasi wisatawan antar daerah sekaligus mengupayakan agar masyarakat kita tidak terlalu banyak bepergian ke luar negeri," katanya.
Pihaknya juga mendorong dan menggelar banyak aktivitas budaya termasuk festival di berbagai daerah yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan. Tahun ini Kemenparekraf menargetkan terjadi pergerakan 252 juta wisatawan nusantara sampai tutup tahun.
"Kita anggarkan Rp30 miliar untuk promosi dalam negeri termasuk untuk menggerakkan perjalanan wisnus," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar
-
ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit
-
ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana
-
Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana
-
Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini
-
Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker
-
Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja
-
Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja
-
Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
-
Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026